Dedi Mulyadi Berencana Kirim Warga Bermasalah ke Barak Militer

Gubernur Jabar Dedi Mulyadu saat memantau program pendidikan berkarakter di barak militer (Foto: Istimewa)

INDONESIA98.COM, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana mengirim orang dewasa atau warga bermasalah ke barak militer. Ide tersebut ia sampaikan usai meninjau kondisi siswa yang sedang mengikuti program pendidikan disiplin di barak militer Resimen Armed 1 Kostrad Purwakarta, Jawa Barat.

“Nah itu nanti saya akan siapkan konsepnya. Jadi nanti bukan hanya kenakalan remaja yang saya tangani. Saya akan menangani juga kenakalan orang dewasa,” ujarnya Dedi dikutip dari akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Minggu (4/5).

Bacaan Lainnya

Meski demikian, kata Dedi, ia perlu mengevaluasi terlebih dahulu penerapan kebijakan tersebut terhadap para pelajar.

“Saya berencana setelah SMP dan SMA ini berhasil, saya lihat nanti sebulan ke depan, maka nanti yang dewasa,” ujarnya.

Adapun kriteria orang dewasa dimaksud adalah warga yang suka tawuran, mabuk-mabukan, bahkan yang kebal akan hukum. Dedi akan menyiapkan konsepnya untuk program warga yang bermasalah.

“Yang suka nongkrong-nongkrong di perempatan, mabuk-mabukan, tawuran, yang susah diproses pidananya karena tindak pidananya ringan, kalau pun dipidana masuknya LP malah naik tingkatan kejahatannya, nah itu nanti saya siapkan konsepnya,” kata Dedi.

Untuk diketahui, sebanyak 39 siswa tingkat SMP mulai menjalani pendidikan karakter selama 14 hari di Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Artileri Medan 9, Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Purwakarta, pada Kamis (1/5).

Peserta pendidikan militer tersebut dipilih berdasarkan kesepakatan antara sekolah dengan orangtua. (rp)

Pos terkait