INDONESIA98.COM, JAKARTA – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Slank. Ibunda Bimbim Slank, Iffet Veceha alias Bunda Iffet, meninggal dunia pada Sabtu (26/4) pukul 22.42 WIB. Bunda Iffet meninggap pada usia 87 tahun.
Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Manajer Slank, Denny Ramadhani.
“Iya benar,” kata Denny kepada wartawan, Sabtu (26/4).
Rencananya almarhumah Bunda Iffet akan dimakamkan di TPU Karet Biva, Jakarta, hari ini Minggu (27/4). Denny mengatakan bahwa prosesi pemakaman akan dilangsungkan setelah zuhur.
“Pukul 12.30 WIB,” kata Denny.
Bunda Iffet sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari terakhir. Bimbim menyebut kondisi Bunda Iffet juga melemah semenjak dirawat.
Ucapan belasungkawa turut mengalir dari rekan sesama musisi kepada Bunda Iffet yang meninggal dunia. Salah satunya datang dari David Bayu, mantan vokalis grup musik Naif, yang mengenang Bunda Iffet sebagai sosok panutan bagi para personel Slank.
“Turut berdukacita atas kepergian Bunda Iffet Slank. Semoga damai di sisi Allah,” tulis David Bayu melalui akun X pribadinya @davidbayu.
Bunda Iffet punya peran besar dalam kesuksesan band legendaris Indonesia, Slank. Tak hanya sebagai seorang ibu, Bunda Iffet juga figur manajer, yang turut memberikan bimbingan dan perlindungan bagi seluruh personel.
Peran besarnya terlihat ketika Slank mengalami masa-masa kelam di pertengahan 1990-an. Kala itu para personelnya terjerumus dalam tindak penyalahgunaan narkoba
Alhasil, Bunda Iffet mantap mengambil alih kendali manajemen di Slank. Langkah tersebut terbilang berani.
Sebab, sikap yang diambil bunda Iffet saat itu, benar-benar menentukan masa depan Slank. Dia memberlakukan karantina terhadap Bimbim, Kaka, dan Ivanka, yang terjerat narkotika kala itu.
Perjuangan Bunda Iffet tak sia-sia. Mereka pun berhasil keluar dari lembah hitam. Hingga akhirnya Slank bisa berada di titik kesuksesan. (au)



