INDONESIA98.COM, KEBUMEN – Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani melakukan kunjungan kerja ke Geopark Kebumen, Jawa Tengah. Kunjungan ini menyusul diakuinya Geoprak Kebumen oleh UNESCO pada Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 di Paris, Prancis.
Dalam kunjungannya, Zita menyampaikan kekaguman atas kekayaan geologi, budaya, dan hayati yang dimiliki Geopark Kebumen.
“Ini bukan sekadar destinasi wisata. Ini adalah warisan dunia yang harus kita jaga bersama. Kita tidak sedang bicara soal tempat liburan, tapi tentang peradaban,” ungkap Zita dalam keterangannya, Minggu (4/5).
Sebagai bentuk tindak lanjut dari pengakuan UNESCO, Zita mendorong sinergi antara pemerintah daerah, kementerian terkait, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat lokal.
“Pengakuan UNESCO ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar. Kita harus memperkuat pendekatan ekowisata, membangun tanpa merusak, dan menjadikan geopark sebagai laboratorium hidup bagi edukasi dan konservasi,” tegas Zita.
Dalam kesempatan yang sama, Zita menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang dalam proses panjang hingga Geopark Kebumen diakui dunia. Menurutnya, pencapaian ini harus dijadikan momentum untuk memperluas narasi pariwisata Indonesia yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis kearifan lokal.
“Sudah saatnya kita geser wajah pariwisata dari sekadar eksotisme menjadi ekosistem. Geopark Kebumen adalah simbol dari wajah baru pariwisata Indonesia : kaya akan ilmu, budaya, dan kepedulian lingkungan,” ujar Zita.
Perlu diketahui, Geopark Kebumen di Jawa Tengah resmi ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp). Keputusan tersebut diambil pada saat Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 di Paris, Prancis, yang berlangsung pada 2-17 April 2025. Penetapan ini disepakati secara konsensus oleh 58 negara anggota Dewan Eksekutif UNESCO. (rp)





