foto istimewa Ketua Pengcab Perguruan Karate-Do Tako Kabupaten Simalungun, Pdt. Pandapotan Haloho bersama para Dewan Guru, diantarnya
Guru Robert Hutagaol,Guru Freddy Tobing,Guru Reza Mutiara, dan Guru Sampe Siahaan di UKT Sabuk Hitam yang digelar 9-10 Oktober 2026.
2. Para dewan guru, dan pelatih serta karateka Perguruan Karate-Do Tako Indonesia photo bersama usia pelaksanaan UKT di auditorium Rajamin Purba USI.
Indonesia 98 Com SIMALUNGUN- Karateka Perguruan Karate-Do Tako Indonesia diharapkan terus meningkatkan kemampuan dengan disiplin, menjaga kondisi fisik dan mental bertanding.
Harapan itu disampaikan Guru Sampe Siahaan yang mewakili Dewan Guru Perguruan Tako Indonesia dalam sambutannya pada Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Sabuk Hitam dan penyerahan sertifikat pelatih,yang dilaksanakan Pengurus Cabang (Pengcab) Tako Kabupaten Simalungun, 9-10 Oktober 2026 di Auditorium Rajamin Purba Universitas Simalungun (USI).
” Jangan puas diri dengan kemampuan atau prestasi yang sudah dicapai , namun teruslah meningkatkan kemampuan,sehingga mampu mengharumkan nama Perguruan Karate-Do Tako Indonesia di event-event dalam negeri maupun internasional”, ujar Guru Sampe Siahaan.
Dia menambahkan UKT bukan hanya ujian fisik dan teknik namun merupakan momentum untuk melahirkan generasi penerus dan calon pemimpin Perguruan Karate-Do Tako Indonesia.
Ketua Panitia UKT , Pdt. Pandapotan Haloho, S. T. MBA mengatakan, kegiatan diikuti 55 karateka terdiri dari 43 pendaftar DAN I, 4 pendaftar DAN II, 4 pendaftar DAN III, 2 pendaftar DAN IV, serta. penyematan DAN 1 kepada 2 peserta dan penyerahan 1 sertifikat pelatih.
” Kegiatan UKT diikuti karateka dari 12 daerah seperti Medan, Tebing Tinggi , Sergai, Dairi, Madina, Tanjung Balai, Tapsel, Padang Sidempuan, Simalungun, Kota Pematangsiantar dan Provinsi Sumatera Barat, ” sebut Pendeta Pandapotan Haloho pemegang DAN V itu.
Haloho menambahkan melalui UKT yang dilaksanakan diharapkan kaderisasi atlet karate Perguruan Karate-Do Tako Indonesia yang diharapkan mampu menjadi atlet yang memiliki kemampuan bersaing pada event-event dalam dan luar negeri, terus dilakukan secara berkelanjutan.
Hadir pada kegiatan tersebut sejumlah dewan guru diantaranya, Guru Robert Hutagaol,Guru Freddy Tobing,Guru Reza Mutiara, dan Guru Sampe Siahaan.
Kegiatan diawali dengan latihan bersama yang juga diikuti para karateka senior Perguruan Karate-Do Tako Indonesia Kabupaten Simalungun-Pematangsiantar seperti Juniar Hutapea (DAN V) dan Jamil (DAN V).



