INDONESIA98.COM, JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua menetapkan status Tanggap Darurat Bencana untuk banjir yang melanda Kabupaten Mamberamo Raya. Tim medis telah diturunkan untuk menangani korban banjir.
Status ini sampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua, Melianus Aiwui, di Pelabuhan Jayapura, saat proses pengiriman bantuan logistik ke Mamberamo Raya.
Melianus menjelaskan, banjir yang terjadi di Distrik Rufaer, Mamberamo Raya, merupakan dampak dari banjir bandang yang lebih dulu menerjang Kabupaten Wamena, Provinsi Papua Pegunungan.
“Banjir di Mamberamo Raya ini akibat limpahan dari bencana banjir di Wamena. Saat ini baru satu distrik yang dilaporkan terdampak, namun kami terus melakukan koordinasi dengan BPBD setempat untuk memastikan perkembangan situasi,” ungkap Melianus, Jumat (9/5).
Sebagai respons cepat, BPBD Papua telah berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat kabupaten dan provinsi serta mendirikan posko bantuan untuk penanganan darurat.
“Kami juga akan segera membuat laporan resmi kepada BNPB di Jakarta. Sambil menunggu respons pusat, saat ini kami dari provinsi langsung turun tangan untuk memastikan keselamatan warga,” tambah Melianus.
Bantuan logistik mulai diberangkatkan menggunakan Kapal Cantika Lestari 88, dan direncanakan akan diserahkan langsung oleh Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, di Mamberamo Raya pada Sabtu (10/5).
Sementara itu, Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi papua, Arry Pongtiku mengatakan berdasarkanlaporan Pemkab Mamberamo Raya, masyarakat yang mengungsi sudah terkena penyakit infeksi kulit dan alergi.
“Tim medis yang kami turunkan akan bergabung dengan tin Dinas Kesehatan setempat dan juga melakukan pelayanan keliling ke kampung-kampung” ucapnya.
Selain tenaga medis, pihaknya juga memberikan bantuan berupa 1.300 pcs kelambu, obat malaria DHP 1.000 kota dan DHP dispersible anak 4.000 kotak, 50 paket persalinan. (rp)






