Biadab, OPM Bunuh Guru dan Bakar Sekolah di Yahukimo

Proses Evakuasi Korban Kekerasan OPM di Yahukimo (Foto: Istimewa)

INDONESIA98.COM, JAYAPURA – Organisasi Papua Merdeka( OPM) membakar rumah dan sekolah di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, (Jumat 21/3) pukul 17.00 WIT. Sebanyak satu orang guru tewas.

Dansatgas Rajawali II Koops TNI Habema Kogabwilhan III, Letkol Inf Gustiawan mengatakan para guru menjadi korban setelah tempatnya mengajar dibakar OPM. Insiden ini menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat setempat, terutama tenaga pendidik dan siswa.

Bacaan Lainnya

“Korban sebanyak 7 orang, yang diketahui salah satunya bernama ibu Rosalina usia 30 tahun, ditemukan tewas dengan luka mengenaskan akibat kekerasan,” kata Gustiawan dalam keterangannya, Minggu (23/3).

“Sementara itu 3 orang lainnya mengalami luka berat yaitu Bapak Vidi, Bapak Cosmas dan Ibu Tari dan 3 orang luka ringan yaitu Ibu Vanti, Ibu Paskalia dan Ibu Irmawati,” tambahnya.

Adapun TNI telah mengevakuasi 58 guru dan tenaga kesehatan beserta keluarga mereka telah dievakuasi ke Wamena menggunakan pesawat Adventist Aviation. Hal untuk menghindari serangan lanjutan yang dilakukan OPM.

Juru bicara TPNPB OPM Sebby Sambom mengimbau kepada seluruh guru dan tenaga kesehatan untuk segera meninggalkan wilayah konflik bersenjata di Papua pada hari ini, Minggu (23/3). Menurut dia, kelompoknya akan melakukan operasi serangan untuk menyasar agen intelijen Indonesia pada pekan depan.

“Kami sampaikan ke Presiden Prabowo dan Panglima TNI untuk tidak melakukan serangan balasan terhadap warga sipil dengan sembarangan,” kata Sebby. (au)

Pos terkait