INDONESIA98.COM, MEDAN – Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Medan Area (UMA) akan membawa pengalaman belajar mereka keluar dari ruang kelas. Tujuh mahasiswa Teknik Mesin dan delapan mahasiswa Teknik Industri itu bersiap mengikuti Program Magang Internasional Jepang (Japan World Business/JWB) Batch III di Yorozu Oita Co., Ltd., Jepang.
Keberangkatan mereka dilepas Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., dalam acara pelepasan yang berlangsung di Conference Room H. Agus Salim Siregar, Lantai 1 Gedung Biro Rektor UMA, Senin (14/9/2026).
Program tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan secara langsung lingkungan akademik dan profesional di luar negeri. Selain memperdalam kompetensi sesuai bidang keilmuan, mereka juga akan berhadapan dengan budaya kerja, disiplin, komunikasi, serta pola kerja yang berbeda.
Rektor UMA mengatakan pengalaman internasional memiliki arti penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang semakin terbuka dan kompetitif.
Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya menguasai pengetahuan teknis yang diperoleh di bangku kuliah. Mereka juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi, kemandirian, kedisiplinan, komunikasi, dan wawasan global.
“Program magang internasional ini menjadi salah satu langkah strategis UMA untuk memperluas pengalaman mahasiswa melalui kegiatan di luar negeri. Kami berharap mereka mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru yang dapat menjadi bekal menghadapi dunia kerja global,” ujar Dadan.
Ia berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Selama berada di Jepang, mereka diharapkan tidak hanya fokus pada pekerjaan, tetapi juga belajar memahami budaya dan etos kerja serta membangun jejaring internasional.
Keberangkatan 15 mahasiswa tersebut sekaligus menunjukkan semakin terbukanya ruang bagi mahasiswa UMA untuk memperoleh pengalaman profesional di tingkat internasional.
Bagi mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Industri, pengalaman di Yorozu Oita Co., Ltd. diharapkan dapat mempertemukan pengetahuan yang diperoleh di kampus dengan praktik di lingkungan industri.
Dengan demikian, proses belajar tidak berhenti pada teori dan praktik di laboratorium, tetapi berlanjut melalui pengalaman langsung menghadapi persoalan dan tuntutan di dunia kerja.
Dalam acara pelepasan, Rektor UMA didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Inovasi dan Alumni Dr. Walid Musthafa S, S.Sos., M.I.P., serta Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis dan Kemitraan Ahmad Rafiki, BBA (Hons), MMgt, Ph.D., CIMA.
Salah satu rangkaian acara adalah penyematan almamater kepada dua perwakilan mahasiswa peserta program. Penyematan tersebut menjadi simbol pelepasan sekaligus amanah bagi para mahasiswa untuk membawa nama baik UMA selama menjalani program di Jepang.
Ke-15 mahasiswa sebelumnya telah menyelesaikan tahapan administrasi dan persiapan keberangkatan. Mereka selanjutnya akan mengikuti program magang internasional di Yorozu Oita Co., Ltd.
Dadan berharap mahasiswa dapat menjalankan program dengan penuh tanggung jawab dan kembali ke Indonesia dengan membawa pengalaman yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, program studi, fakultas, maupun universitas.
“Dengan keberangkatan ini, kami berharap para mahasiswa dapat kembali membawa pengalaman, pengetahuan, dan wawasan baru yang nantinya memberikan manfaat bagi pengembangan diri, program studi, fakultas, dan universitas,” katanya.
Program Magang Internasional Jepang (JWB) Batch III ini juga menjadi bagian dari upaya UMA memperkuat pengalaman internasional mahasiswa sekaligus mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
Melalui program tersebut, UMA terus mendorong terbentuknya lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja internasional serta memiliki daya saing di pasar kerja global.
Program ini sejalan dengan visi UMA sebagai Green Digital University yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global. (Hn)



