Oknum Anggota TNI Tembak 3 Polisi di Lampung Telah Ditahan

Lokasi Judi Sabung Ayam di Way Kanan Lampung (Foto: Detik.com)

INDONESIA98.COM, LAMPUNG – Oknum anggota TNI yang diduga menembak tiga personel polisi saat menggerebek lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Senin (17/3) sudah menyerahkan diri.

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar mengatakan, tentara pelaku penembakan menyerahkan diri dan ditahan di Datasemen Polisi Militer II/3 Lampung.

Bacaan Lainnya

“Sudah menyerahkan diri dan ditahan di Denpom Lampung,” kata Eko saat dihubungi, Selasa, (18/3).

Eko belum bisa membeberkan apa peran terduga pelaku dalam insiden ini. Dia pun tidak menjelaskan berapa jumlah anggota TNI yang terlibat di perkara tersebut.

“Hasil investigasi belum selesai, tolong menunggu,” ujar Eko.

Merujuk video yang viral di sosial media X, terlihat Polisi Militer mendatangi kediaman terduga pelaku penembakan tersebut. Narasi di video ini menyebut kalau terduga pelaku yang diamankan itu adalah Kopral Kepala (Kopka) inisial B. Ketika diamankan, Kopka B sedang memakai kaos loreng khas tentara. Dia digandeng oleh dua prajurit Polisi Militer untuk masuk ke dalam mobil dan menuju ke Denpom Lampung.

Sebelumnya, Polisi menggerebek tempat judi sabung ayam, ayam di Kampung Karang Manik, Negara Batin. Operasi tersebut dilakukan oleh Polres Way Kanan dibantu anggota Satuan Samapta beserta Kapolsek dan anggota Polsek Negara Batin. Tempat judi sabung ayam ini diduga milik anggota TNI berpangkat Kopral.

Tiga polisi meninggal dengan luka tembak di kepala saat menjalankan operasi penggerebekan judi sabung ayam. Mereka adalah Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, Bintara Unit Binmas Polres Negara Batin Bripka Petrus Apriyanto, dan Bintara Sat Reskrim Polres Way Kanan Bripda M. Ghalib Surya Ganta.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan tiga polisi yang tewas itu telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk autopsi.

“Korban telah dievakuasi untuk autopsi dan pengusutan lebih lanjut,” ujar Truno.

Truno menyebut tiga polisi itu tewas saat menjalankan tugasnya sebagai abdi masyarakat. Menurut dia, Polda Lampung dan Polres Way Kanan sudah memberikan dukungan dan bantuan atas insiden itu. (au)

Pos terkait