Muhammad Ikhyar Velayati Mengajak Masyarakat Berpikir Positif Pernyataan Akhyar Nasution Adanya Invisible Hand Pilkada Medan.

Direktur Executif Mulia Medan Centre Sekaligus Tokoh Aktifis Reformasi 98 Sumut Muhammad Ikhyar Velayati Mengajak Warga Medan Berpikir Positif Terkait Pernyataan Akhyar Nasution Tentang Adanya Invisible Hand Pilkada Kota Medan

INDONESIA98.COM(MEDAN):Sehari setelah Hitung Cepat (QC) berbagai lembaga survei yang menyatakan Bobby-Aulia memenangi Pilkada kota Medan, Akhyar Nasution kepada awak media, (10/12/2020) menyatakan banyaknya invisible hand (tangan tak terlihat, red) yang ikut bermain dalam Pilkada Kota Medan, hal itu berpengaruh terhadap raihan suaranya. Namun Akhyar tidak menjelaskan siapa dan apa yang dimaksud.

Menanggapi pernyataan Akhyar itu, Direktur Executif Mulia Medan Centre Muhammad Ikhyar Velayati mengajak masyarakat untuk memaknai positif frasa invisible Hand yang di kemukakan Cawalkot Akhyar Nasution dalam Pilkada Kota Medan

Bacaan Lainnya

” Kita harus berpikir positif dengan pernyataan Cawalkot Akhyar Nasution Tentang adanya Invisible Hand dalam Pilkada Kota Medan, mungkin metafora frasa invisible hand yang di maksud beliau adalah faktor tekhnis dan non-tekhnis yang membuat Bobby-Aulia meraih kemenangan dalam Pilkada Kota Medan 2020″, kata Ikhyar

Ikhyar kemudian mengurai faktor tekhnis dan non-tekhnis tersebut

” Faktor tekhnis misalnya solidnya partai pendukung, militannya relawan Bobby, dukungan dari para Ulama, Tokoh masyarakat, remaja Mesjid serta Majlis Ta’lim, serta kompetensi paslon Bobby-Aulia yang memang mumpuni di anggap oleh warga Kota Meďan”, urai Ikhyar

” Sementara faktor non-tekhnis adalah phisikologis massa yang ingin perubahan di kota Medan ke arah yang lebih, faktor alam berupa banjir besar yang melanda Kota Medan hingga doa para ulama yang di ijabah oleh Allah”, jelas Ikhyar lagi

Faktor tehnis dan non-tekhnis inilah mungkin yang di maksud oleh Bang Akhyar Nasution sebagai invisible hand”, tegas Ikhyar yang juga di kenal tokoh reformasi 98.(Moj)