Menjelang Muswil VI, Pemimpin KAHMI Sumut Diharapkan Melek Digital

by indonesia98

INDONESIA98.COM | MEDAN – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatera Utara dijadwalkan akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke VI di Sipirok, Tapanuli Selatan pada 5-6 Februari 2021 mendatang. Tentunya, banyak harapan dan masukan dari berbagai pihak untuk calon Ketua Umum KAHMI Sumut kedepan, salah satunya dalam menyikapi perkembangan digital saat ini. Praktisi Media Sosial, Fauzan Ismail berharap calon pemimpin KAHMI Sumut kedepan merupakan sosok yang memahami perkembangan digital dan bisa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dalam melaksanakan program-program di KAHMI Sumut nantinya.

“Sekarang ini semua sudah beralih ke digital, apalagi dalam kondisi pandemi COVID-19 saat ini semakin memaksa kita untuk beralih dari konvensional ke digital. Pertemuan-pertemuan yang mengundang keramaian sudah dibatasi, ini tentu saja harus disikapi oleh KAHMI Sumut kedepan bagaimana memanfaatkan teknologi digital ini untuk mendukung program-program KAHMI,” ujar pria yang saat ini juga menjabat sebagai Direktur Organisasi dan SDM Yayasan Institut Kolektif Medan ini, pada Selasa (26/1).

Kondisi pandemi COVID-19 ini, kata Fauzan, harusnya menjadi pertimbangan penting bagi KAHMI Sumut kedepan untuk memilih calon pemimpin yang melek dunia digital. Banyak program-program strategis yang bisa dilakukan oleh KAHMI Sumut dengan memanfaatkan teknologi digital ini, selain tentunya mendukung setiap pertemuan secara online.

“Selain untuk kepentingan rapat secara virtual, teknologi informasi juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung program-program KAHMI, misalnya melakukan pendampingan UMKM secara virtual, melakukan publikasi agenda-agenda KAHMI melalui media sosial official,” pungkasnya.

Ia menilai, publikasi agenda-agenda KAHMI Sumut selama ini sangat minim, terlebih lagi di media sosial, hampir tidak ada ditemukan publikasi KAHMI Sumut muncul di media sosial seperti Instagram dan Facebook. Padahal, saat ini keterbukaan publik melalui media sosial sangat penting dan sudah lama dilakukan oleh organisasi-organisasi lain.

“Saya lihat misalnya di Facebook dan Instagram, hampir tidak pernah saya jumpai publikasi seputar agenda-agenda KAHMI Sumut, palingan di media online itupun saat-saat Muswil atau Rapat Koordinasi saja karena memang disitu memang banyak kepentingan, tidak hanya dari KAHMI sendiri. Sedangkan organisasi-organisasi lain saya lihat sudah mulai aktif publikasi melalui media sosial dan pastinya sangat berpengaruh besar dalam meningkatkan eksistensi lembaga tersebut. Saya harap, KAHMI Sumut kedepannya lebih melek terhadap kondisi ini dan bergerak maju untuk eksis di media sosial sebagai wadah publikasi dan meningkatkan citra positif lembaga,” ujar pria yang juga alumni HMI Komisariat FISIP USU ini.

Sejalan dengan Fauzan, konsultan media sosial, M. Rizal Lubis menilai KAHMI Sumut sudah jauh ketinggalan dalam hal pemanfaatan digital media untuk mendukung program-program kerjanya.

“Kita sebenarnya sudah lama mengkaji ini, padahal lembaga-lembaga lain sudah sangat aktif di media sosial, tapi sayangnya KAHMI Sumut akun Instagram Official saja tidak ada, jadi wajar kalau masyarakat kurang begitu mengenal organisasi ini, padahal KAHMI Sumut termasuk organisasi besar di Sumut ini, banyak tokoh-tokoh nasional yang lahir disini,” ujar pria yang juga aktif sebagai Staff Pengajar Ilmu Komunikasi UIN Sumut ini.

Sehingga pria yang juga merupakan alumni HMI Komisariat FISIP USU ini berharap calon pemimpin KAHMI Sumut kedepan adalah sosok yang melek dengan dunia digital dan bisa memaksimalkan teknologi ini untuk memajukan KAHMI Sumut kedepan. (Red)

Baca Juga