Pantia SNPMB Angkat Bicara Soal Ratusan Sekolah Gagal Ikuti SNBP 2025

Ketua Umum Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Eduart Wolok (Foto: Istimewa)

INDONESIA98,COM, JAKARTA – Ratusan sekolah di seluruh Indonesia telat mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) hingga 31 Januari 2025 lalu. Akibatnya, siswa tak bisa ikut Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Ketua Umum Tim Penanggungjawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 Eduart Wolok angkat bicara terkait banyaknya sekolah yang belum melakukan finalisasi data pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025.

Bacaan Lainnya

Eduart menjelaskan, sekolah diberikan waktu untuk mengisi PDSS mulai 6 hingga 31 Januari 2025. Selain itu, orangtua dan siswa juga bisa memantau sejauh mana pengisian PDSS oleh sekolah melalui laman resmi SNPMB.

Namun ternyata, sampai waktu ditutup masih ada ratusan sekolah yang sudah mengisi nilai siswa eligible dari semester 1 hingga 5 namun belum melakukan finalisasi.

“Berdasarkan evaluasi pengisian PDSS, ditemukan sekolah yang sudah melengkapi data isian siswa eligible, seperti melengkapi nilai siswa eligible dalam 5 semester, namun belum melakukan finalisasi,” kata Eduart dikutip lewat keterangan resmi pada Selasa, (4/2).

Oleh karena itu, panitia SNPMB kata Eduart, memberikan kesempatan untuk membantu finalisasi 373 sekolah agar siswanya bisa ikut SNBP 2025.

“Hingga tanggal 4 Februari 2025, pukul 15.00 WIB, sekolah yang difasilitasi sebanyak 228 sekolah dari total 373 sekolah,” ujarnya.

Eduart mengungkapkan, saat ini 145 sekolah lainnya yang belum melakukan finalisasi data PDSS dan diminta untuk segera berkirim dokumen sesuai ke email halo-snpmb@bppp.kemdikbud.go.id paling lambat 5 Februari 2025, pukul 15.00 WIB.

“Bagi sekolah yang tidak memenuhi kriteria tersebut, panitia SNPMB tidak dapat mengakomodasi finalisasi pengisian PDSS dengan mempertimbangkan faktor akuntabilitas, keberadilan, dan audit system. Serta menghargai sekolah yang telah tertib dan berdisiplin dalam pengisian PDSS,” pungkas Eduart. (au)