Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih Mencuat Usai Prabowo Singgung Pihak Yang Tidak Patuh

Kepala Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi (Foto: Eva/detikcom)

INDONESIA98.COM, JAKARTA – Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi buka suara terkait wacana reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Hasan mengatakan hanya presiden yang tau soal waktu dan siapa saja yang diganti.

“Jadi soal kapan waktunya, siapa orangnya, itu betul-betul hanya presiden yang tahu. Yang luar kan cuma menerka-nerka saja,” kata Hasan di kantor PCO, Jakarta, Jumat (7/2).

Bacaan Lainnya

Hasan mengakui belum punya informasi mengenai kapan rencana perombakan kabinet bakal dilakukan. Meski dalam pidato presiden beberapa waktu lalu sudah menyinggung mau menyingkirkan pihak yang tidak sejalan dengan arah pemerintahannya.

“Presiden kan selalu memberikan arahan termasuk juga memberi pengingat kepada anggota kabinet. Jadi ini sesuatu yang disampaikan berlaku umum. jadi buat semua orang, semua pihak,” ujarnya.

Tujuannya, lanjut Hasan, supaya anggota kabinet itu betul-betul murni bekerja demi kepentingan rakyat. Serta tidak membawa kepentingan lain dalam rangka bekerja dengan Presiden.

“Jadi siapapun itu yang tidak mau seirama gerak langkahnya bersama presiden, nanti akan dapatkan evaluasi dari presiden. Jadi bukan ditujukan untuk orang-orang tertentu,” katanya.

Presiden Prabowo telah beberapa kali mengingatkan bawahannya untuk bersama-sama menjalankan roda pemerintahan.

“Saya rasa bukan peringatan pertama, Presiden sudah berapa kali menyampaikan hal ini kan. Yang tidak mau ikut ya silakan di luar. Yang mau ikut, samakan gerak langkah keinginannya bersama Presiden,” ujarnya.

Hasan pun menyebut peringatan itu tidak ditujukan ke siapa pun. Menurutnya, hal itu peringatan lumrah yang biasa diungkap Prabowo kepada jajaran. (rp)

Pos terkait