Vietnam Restrukturisasi Kementerian dan Lembaga Dari 30 Menjadi 22

Pemimpin Tertinggi Vietnam To Lam (Foto: Istimewa)

INDONESIA98.COM, HANOI – Pemerintah Vietnam akan memangkas kementerian dan lembaga yang sebelumnya 30 menjadi 22. Langkah ini juga upaya lebih luas untuk merampingkan pemerintahan serta meningkatkan efisiensi operasional.

Pemangkasan ini merupakan bagian dari rencana restrukturisasi organisasi yang telah disetujui Komite Sentral Partai Komunis Vietnam pada akhir Januari lalu.

Bacaan Lainnya

Pemimpin tertinggi Vietnam To Lam mengatakan, lembaga negara tidak boleh menjadi tempat berlindung yang aman bagi pejabat yang lemah.

“Lembaga negara tidak boleh menjadi tempat berlindung pejabat yang lemah,” kata To Lam pada Desember 2024, dikutip dari kantor berita AFP pada Senin (10/2).

“Jika kita ingin memiliki tubuh yang sehat, terkadang kita harus minum obat pahit dan menahan rasa sakit untuk mengangkat tumor,” tambah Lam.

Pihak berwenang mengatakan, penghematan anggaran belanja akibat restrukturisasi bisa mencapai 4,5 miliar dollar AS (Rp 72,5 triliun) selama lima tahun ke depan, meskipun ada biaya lebih dari 5 miliar dollar AS (Rp 80 triliun) untuk paket pensiun dan pesangon.

Selain untuk penghematan, pemangkasan birokrasi besar-besaran juga diharapkan dapat makin mendorong ekonomi negara tersebut. Vietnam berambisi menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2045. (rp)