INDONESIA98.COM, JAKARTA – Inspektur Pengawas Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pendaftaran anggota polisi tidak dipungut biaya apapun alias gratis.
Dia berpesan kepada jajaran Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri mengawal proses rekrutmen polisi supaya terhindar dari para calo yang merugikan masyarakat. Menurutnya, setiap proses penerimaan calon anggota polisi sudah mengusung prinsip transparansi, jujur, akuntabel dan humanis.
“Tolong sampaikan kepada masyarakat, masuk polisi gratis. Kalau masih ada masyarakat yang dibujuk, dirayu masuk polisi bayar, tolong ingatkan kepada masyarakat untuk jangan percaya,” kata Dedi dalam keterangannya, Selasa (18/2).
Adapun satuan kerja yang mengawal proses rekrutmen anggota kepolisian itu adalah SSDM. Satuan ini bertugas merekrut anggota baru, mulai dari jalur tamtama bintara, perwira, hingga perwira sumber sarjana.
Dedi berharap, satuan ini bisa bekerja dengan jujur dan tidak tinggal diam dengan anggapan jadi polisi itu harus membayar.
“Jadi harus clear kepada masyarakat bahwa masuk polisi itu gratis. Kegiatan rekrutmen betul-betul bersih. Sampaikan berulang kali sama masyarakat agar masyarakat betul-betul paham,” ujarnya.
Eks AsSDM Kapolri ini menjelaskan, terdapat pembaruan metode pada rekrutmen Polri di tahun ini. Salah satunya terletak pada pengembangan fitur UKJ digital, CAT, tes psikologi dengan metode SJT, dan pemeriksaan saraf. (au)







