Demo ‘Indonesia Gelap’ Masih Terus Berlanjut di Jakarta dan di Sejumlah Daerah

Aksi Demo ‘Indonesia Gelap' Pada Jumat (21/2) (Foto: Muh. Fajar)

INDONESIA98.COM, JAKARTA – Ribuan mahasiswa dan masyarakat Indonesia masih melakukan aksi demonstrasi dengan tema ‘Indonesia Gelap’ pada hari ini, Jumat (21/2), setelah sebelumnya diinformasikan puncak aksi terjadi pada Kamis. Aksi demo juga masih terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Mengenakan pakaian serba hitam, ratusan pendemo mulai berdatangan ke sekitar Jalan Medan Merdeka Barat pada Jumat (21/2) pukul 14.00 WIB, setelah melakukan perjalanan dari titik kumpul awal di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta.

Bacaan Lainnya

“Koalisi Masyarakat Sipil yang tergabung dalam gerakan #IndonesiaGelap memanggil seluruh elemen bangsa untuk bangkit melawan ketidakadilan ini. Kami tidak akan diam melihat negeri ini dihancurkan oleh pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat,” kata koordinator aksi diatas mobil komando.

Demonstran juga mengajukan penolakan terhadap revisi UU TNI, Polri, dan Kejaksaan. Mereka menganggap revisi aturan tersebut cenderung memperkuat kekuasaan militer dan aparat penegak hukum.

“Ini tidak sesuai dengan semangat reformasi. Kami menolak revisi ini karena berpotensi merusak tatanan demokrasi yang sudah tercipta,” kata koordinator aksi.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menemui mahasiswa yang menggelar demo, Kamis (20/2). Mensesneg mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengutus dirinya untuk berkomunikasi dengan para mahasiswa.

Prasetyo mengaku bangga atas perjuangan para mahasiswa ini sehingga membuat dirinya mengingat masa-masa menjadi mahasiswa dahulu. Ia pun menawarkan untuk duduk Bersama membicarakan tuntutan para mahasiswa.

“Karena bagi saya apa yang saudara-saudara perjuangkan apa yang adik-adik perjuangkan adalah bagian juga yang selama ini kami perjuangkan,” kata Prasetyo Hadi di atas mobil komando.

Tak hanya di Jakarta, aksi serupa juga digelar di depan Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta. Massa aksi yang tergabung dari berbagai mahasiswa di Yogyakarta serta sejumlah aktivis serta masyarakat sipil menggelar long march dari parkiran Abu Bakar Ali menuju ke Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Dalam aksi ini, massa menyampaikan kritikan terhadap kebijakan efisiensi anggaran, program Makan Bergizi Gratis hingga menuntut pendidikan gratis. (au)

Pos terkait