Mapolres Tarakan Diserang sekelompok Orang Diduga Anggota TNI

Sejumlah Orang Serang Polres Tarakan (Foto: Tangkapan Layar CCTV Mapolres Tarakan)

INDONESIA98.COM, TARAKAN – Insiden dugaan penyerangan terhadap Markas Kepolisian Resor (Polres) Tarakan oleh sekelompok diduga anggota TNI terjadi pada Senin (24/2) malam. Serangan tersebut mengakibatkan lima anggota polisi luka-luka dan sejumlah fasilitas markas kepolisian mengalami kerusakan.

Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Kav Kristiyanto mengatakan peristiwa itu merupakan kesalahpahaman. Namun, ia tidak menjelaskan kesalahpahaman yang dimaksud, hanya menyebut situasi Kota Tarakan telah kondusif.

Bacaan Lainnya

“Kodam VI/Mulawarman bersama Korem 092/Mrl dan Brigif 24/BC telah mengambil langkah cepat dan terukur untuk menyelesaikan permasalahan ini secara profesional. Seluruh pihak, termasuk jajaran Polres Tarakan, telah berkoordinasi dan melaksanakan mediasi guna menghindari eskalasi lebih lanjut,” kata Kristiyanto dalam keterangan tertulis, Selasa (25/2).

Ia menjelaskan sejak kejadian, Danyonif 613/Rja sebagai satuan induk telah menggelar apel luar biasa dan memeriksa personel yang diduga terlibat penyerangan.

Selain itu, Dansat Brimob Polda Kaltara, Danrem 092/Mrl, Danbrig 24/BC, serta Dandim 0907/ Tarakan telah melaksanakan koordinasi intensif untuk menjaga soliditas kedua institusi.

“Belum (motifnya), belum tahu karena ini kan masih penyelidikan. Yang jelas, itu kemungkinan ada kaitannya dengan kesalahpahaman yang dulu-dulu,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar video yang tersebar di berbagai media sosial yang memperlihatkan detik-detik mencekam saat sekelompok orang menyerang markas Polres Tarakan dan melakukan perusakan. Diduga sekelompok orangĀ  tersebut adalah oknum anggota TNI.

Akibat penyerangan itu, lima personel kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka dan sejumlah fasilitas kantor Polres Tarakan rusak. (au)

Pos terkait