INDONESIA98.COM, KISARAN – Kecelakaan lalu lintas antara Kereta Api (KA) Sribilah Utama tujuan Medan – Rantauprapat dengan kendaraan pribadi mobil minibus terjadi di Desa Sei Alim Hasak, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Minggu (23/3) Pukul 12.08 WIB. Empat orang tewas.
Identitas keempat korban tewas yakni, Abdul Kahar (35), Wariani (32) dan dua anaknya, Erlio (7) dan Hayyin (3).
Kapolsek Air Batu, AKP S Tambunan menjelaskan kronologi kejadian berawal KA U52 Sribilah No. Loc. CC 2018904 tujuan Medan – Rantauprapat, tepat di lokasi kejadian menabrak mobil yang dikemudikan oleh Abdul Kahar Adha Marpaung.
Setibanya di perbatasan Dusun II dan Dusun VI Desa Sei Alim Hasak, Kereta api menabrak mobil mini bus dan terlempar kurang lebih 50 meter.
“Berdasarkan keterangan saksi warga sekitar korban Abdul Kahar Adha Marpaung Sekitar Pukul 12.08 WIB dari Dusun VI menuju arah Kisaran. Maka terjadi tabrak dari sebelah kanan mobil korban,” ujar Tambunan.
Kini, kasus tabrakan maut yang tewaskan empat orang tersebut ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Asahan untuk penyidikan lebih lanjut.
Perlu diketahui, Pemerintah sudah menuangkan berbagai aturan terkait aspek Perkeretaapian, terutama yang tercantum pada Pasal 124 Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang mengatur bahwa pengguna jalan harus mendahulukan perjalanan kereta api di perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan. (rp)





