INDONESIA98.COM, DEPOK – Tiga mobil dinas polisi hangus dibakar warga saat hendak menangkap tokoh masyarakat pelaku penganiayaan dan kepemilikan senjata api ilegal di Kampung Baru, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Jumat (18/4) dini hari.
Warga menyerang anggota polisi yang tengah menjalankan tugas penangkapan terhadap seorang ketua organisasi masyarakat (ormas) berinisial TS. Tersangka merupakan pelaku penganiayaan dan kepemilikan senjata api ilegal, yang sebelumnya mangkir dari dua kali panggilan pemeriksaan oleh pihak kepolisian.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok, AKBP Bambang Prakoso, menjelaskan bahwa penangkapan ini dilakukan oleh 14 personel kepolisian yang datang menggunakan empat mobil dinas pada pukul 01.30 WIB. Mereka telah mengantongi surat perintah resmi untuk membawa TS sebagai tersangka dalam dua kasus pidana.
“Tujuan kami malam itu adalah membawa tersangka dan saksi dalam kasus penganiayaan dan kepemilikan senjata api. Kami mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan berada di wilayah Kampung Baru,” ujar Bambang kepada wartawan, Jumat (18/4).
Namun, warga tak terima saat pelaku hendak dibekuk karena yang bersangkutan merupakan tokoh masyarakat setempat.
“Karena yang diamankan adalah tokoh masyarakat sekitar. Ada dua LP yang jadi dasar penangkapan, pertama 351 dan 335 KUHP LP 2 tentang UU Darurat senjata api,” kata Bambang.
Saat ditangkap, TS bukannya kooperatif, tersangka justru melawan aparat, hingga menimbulkan suara gaduh yang menarik perhatian warga sekitar.
“Keributan yang terjadi membuat warga terbangun dan berkerumun. Ketika mengetahui bahwa yang ditangkap adalah ketua ormas setempat, warga langsung melakukan penyerangan terhadap anggota kami,” tambah Bambang.
Dari empat mobil, hanya satu yang lolos dari amukan warga. Sedangkan tiga sisanya tertahan di lokasi sehingga dibakar warga.
“Namun, tiga kendaraan lainnya tertahan di lokasi. Nah, tiga kendaraan yang tertinggal di lokasi tersebutlah yang dibakar atau dirusak oleh warga,” kata Bambang.
Bambang mengatakan kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu. Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. (au)








