INDONESIA98.COM, JAKARTA – Kasus kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kenzha Walewangko (22) akhirnya dihentikan. Polisi menyimpulkan kasus itu bukan merupakan tindak pidana.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan kesimpulan tersebut didapat melalui gelar perkara yang dilakukan pada Selasa (15/4). Gelar perkara dihadiri juga oleh Itwasda hingga Bid Propam Polda Metro Jaya.
Nicolas kemudian menjelaskan beberapa temuan selama penyelidikan dilakukan. Pertama, tidak ada darah pada baut yang ditemukan di lokasi kejadian. Sementara, bercak darah di pipa paralon tidak bisa dianalisis.
“Pada barang bukti berupa lima buah spek darah yang diambil dari pipa paralon yang berada di selokan tempat korban jatuh dilakukan pemeriksaan DNA dan mendapatkan hasil bahwa pada swab tersebut terdapat darah tetapi tidak berhasil dianalisis karena mengalami kerusakan DNA,” kata Nicolas kepada wartawan, Jumat (25/4).
Dia mengatakan hal itu terjadi karena hujan yang mengguyur pada hari tewasnya Kenzha. Menurutnya, hujan membuat kondisi bekas darah yang ditemukan tidak dapat dianalisis dengan maksimal.
“Kami jelaskan di sini bahwa memang pada saat itu kondisi cuaca pada saat itu juga hujan jadi ini yang menyebabkan pemeriksaan DNA tidak mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya.
Nicolas juga menjelaskan rekaman CCTV di sekitar lokasi kematian korban. Berdasarkan rekaman, terlihat korban terjatuh sendiri dua kali yang diduga akibat pengaruh minuman keras. Korban juga terlihat memukul salah satu saksi mahasiswa di lokasi.
Berdasarkan keterangan sekuriti kampus, korban menggoyangkan sendiri pagar sebelum akhirnya terjatuh ke dalam selokan. Luka-luka yang ada pada tubuh korban diduga disebabkan korban terjatuh ke selokan.
“(Saksi) menyatakan bahwa korban berdiri memegang kedua tangannya memegang besi dan menggoyangkan besi, akhirnya besinya itu lepas, korban jatuh bersama-sama dengan besi ini ke dalam selokan, dan yang menolong korban itu adalah dua orang sekuriti yang mengangkat korban,” jelasnya.
Sebelumnya, seorang mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), bernama Kenzha Walewangko, tewas di taman perpustakaan kampus pada Selasa, (4/3) malam. Beredar kabar korban tewas dikeroyok. Polisi sendiri sudah melakukan prarekonstruksi terkait peristiwa tersebut. Prarekonstruksi tersebut digelar di tempat kejadian perkara (TKP), di area taman kampus UKI, Cawang, Jakarta Timur. (au)









