Capres Kolumbia Ditembak Dari Belakang Saat Kampanye

Calon presiden Kolombia Miguel Uribe Turbay (Foto: Reuters)

INDONESIA98.COM, BOGOTA – Seorang kandidat calon presiden Kolombia 2026, Miguel Uribe Turbay, mengalami luka serius usai ditembak dalam acara kampanye di ibu kota Bogota, Sabtu (7/6). Polisi langsung menangkap seorang pria bersenjata di lokasi kejadian.

Ia segera dilarikan ke rumah sakit dan saat ini tengah menjalani perawatan darurat, saat ini kondisinya masih kritis.

Bacaan Lainnya

Senator Partai Pusat Demokratik berusia 39 tahun itu ditembak tiga kali, dua peluru mengenai kepala, satu kali ke bagian lututnya saat berpidato di sebuah taman publik di kawasan Fontibon.

“Warga bersenjata menembaknya dari belakang,” bunyi pernyataan resmi partai, mengutip Reuters.

Pemerintah Kolombia mengutuk insiden ini sebagai serangan terhadap demokrasi.

“Ini bukan hanya kekerasan terhadap seorang individu, tapi juga terhadap sistem demokrasi kita,” kata Presiden Gustavo Petro melalui pernyataan resmi, lapor BBC.

Rekaman video amatir yang beredar menunjukkan momen saat penembakan terjadi.

Suasana acara yang semula tenang berubah panik, warga berlarian menyelamatkan diri.

Uribe baru saja mendeklarasikan pencalonannya untuk pemilu presiden 2026 pada Oktober lalu.

Ia merupakan figur penting di kubu oposisi konservatif, dan dikenal vokal dalam menyuarakan kritik terhadap pemerintah saat ini.

Ia berasal dari keluarga yang dikenal luas di Kolombia. Ibunya, jurnalis Diana Turbay, tewas dalam operasi penyelamatan tahun 1991 setelah diculik oleh kartel narkoba Medellin yang dipimpin Pablo Escobar.

Mengutip Reuters, Kementerian Pertahanan menyatakan sedang menyelidiki apakah pelaku memiliki keterkaitan dengan kelompok lain.

Menteri Pertahanan Pedro Sanchez menyebutkan dirinya telah mengunjungi rumah sakit tempat Uribe dirawat.

Pemerintah menyerukan penyelidikan menyeluruh dan menjamin proses demokrasi akan tetap berjalan tanpa intimidasi. (au)