Usulan Pahlawan Nasional 2025: Soeharto dan Gus Dur Masuk Daftar Prioritas, Pengumuman Jelang Hari Pahlawan

INDONESIA98.COM- Jakarta – Proses pengajuan gelar Pahlawan Nasional untuk tahun 2025 telah memasuki tahap akhir. Sejumlah nama tokoh terkemuka, termasuk Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden ke-4 RI K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), berada dalam daftar prioritas yang sedang dikaji mendalam oleh pemerintah
Keputusan akhir mengenai siapa saja yang akan dianugerahi gelar tersebut diperkirakan akan diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2025
Kementerian Sosial (Kemensos) sebelumnya telah menerima sekitar 40 nama calon pahlawan dari berbagai daerah di Indonesia. Nama-nama ini telah melalui proses seleksi dan verifikasi di tingkat kabupaten/kota dan provinsi, sebelum diserahkan ke Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) dan Dewan Gelar
Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, Fadli Zon, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima 49 nama calon penerima gelar dari Kemensos, dengan sekitar 24 nama telah lolos seleksi awal dan siap untuk dibahas lebih lanjut di tingkat akhir
Dua nama yang paling menyita perhatian publik adalah Soeharto dan Gus Dur. Usulan untuk kedua tokoh ini telah bergulir selama beberapa tahun terakhir dan kembali menguat pada tahun ini
Menteri Sosial sebelumnya menyatakan bahwa usulan ini merupakan bagian dari upaya menghargai jasa para tokoh bangsa
Selain Soeharto dan Gus Dur, beberapa nama lain yang turut diusulkan antara lain:

Marsinah, aktivis buruh perempuan dari Nganjuk, Jawa Timur

Sultan Bima XIII (Muhammad Salahuddin) dari Nusa Tenggara Barat

Bacaan Lainnya

Teuku Abdul Hamid Ajwar dari Aceh

Prof. Dr. Midian Sirait dari Sumatera Utara

Idrus bin Salim Alzufri dari Sulawesi Tengah

Proses penetapan gelar Pahlawan Nasional menekankan pada penilaian objektif berdasarkan kriteria ketat, seperti memiliki integritas moral, berjasa besar terhadap bangsa dan negara, serta setia dan tidak mengkhianati perjuangan nasional
Masyarakat dan berbagai pihak berharap proses ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang dapat diterima semua pihak, sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara atas jasa-jasa para tokoh tersebut. Pengumuman resmi dari Presiden RI menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu dalam waktu dekat.