Wisuda 2.255 Lulusan, Unimed Siap Lahirkan Pemimpin Perubahan Era Indonesia Emas

INDONESIA98.COM, MEDAN – Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed), Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd, menegaskan bahwa Program Diktisaintek Berdampak merupakan langkah strategis dan transformatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, sains, dan teknologi guna menjawab tantangan pembangunan nasional serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

“Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi meluncurkan program baru Diktisaintek Berdampak sebagai arah baru kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia,” ujar Rektor saat menyampaikan pidato pada Wisuda 2.255 lulusan periode November 2025 di Gedung Auditorium Unimed, Jalan Willem Iskandar, Medan. Prosesi wisuda berlangsung selama empat hari, 24–27 November 2025.

Bacaan Lainnya

Menurut Baharuddin, Diktisaintek Berdampak merupakan gerakan nasional berbasis kolaborasi untuk mewujudkan cita-cita bangsa dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat. Karena itu, pendidikan tinggi dituntut melahirkan lulusan berkarakter unggul—tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki growth mindset, etika, integritas, serta kecakapan soft skills yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Pendidikan tinggi tidak boleh sekadar menjadi penyedia ilmu pengetahuan. Ia harus menjadi penggerak utama perubahan sosial dan ekonomi,” tegasnya. Ia menambahkan, Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memegang peran sentral dalam merealisasikan Indonesia Emas 2045.

Salah satu tantangan besar yang dihadapi saat ini adalah lemahnya hubungan antara riset perguruan tinggi dan kebutuhan industri. Banyak penelitian berhenti di jurnal ilmiah tanpa implementasi nyata di lapangan—sebuah fenomena yang dikenal sebagai valley of death atau “jurang kematian inovasi”.

“Masalah ini muncul bukan hanya karena minimnya jejaring dengan industri, tetapi juga karena ekosistem riset yang belum berkelanjutan,” jelasnya.

Menjawab tantangan tersebut, Unimed mulai melakukan terobosan melalui Program Diktisaintek Berdampak. Seluruh penelitian dan pengabdian dosen kini diarahkan berbasis kebutuhan masyarakat, sehingga hasilnya mampu memberikan solusi nyata bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan, khususnya di Sumatera Utara.

Pada kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan bahwa Unimed resmi memiliki Fakultas Kedokteran dan telah menerima 50 mahasiswa angkatan pertama tahun 2025. “Tahun depan, kita akan membuka penerimaan mahasiswa baru melalui tiga jalur, yaitu SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri,” ujarnya.

Dibukanya Fakultas Kedokteran diharapkan semakin memperkuat kontribusi Unimed dalam melahirkan dokter-dokter muda yang cerdas, profesional, dan berkarakter, demi mendukung terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Adapun 2.255 lulusan yang diwisuda berasal dari: 6 lulusan Program Pascasarjana, 322 lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan, 445 Fakultas Bahasa dan Seni, 207 Fakultas Ilmu Sosial, 377 Fakultas Matematika dan IPA, 195 Fakultas Teknik, 141 Fakultas Ilmu Keolahragaan, 333 Fakultas Ekonomi, dan 229 Program Profesi Guru.

Acara wisuda turut dihadiri Ketua Senat Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, para wakil rektor, dekan, ketua sekolah pascasarjana, pimpinan biro dan lembaga di lingkungan Unimed, serta keluarga wisudawan. (Hn)