INDONESIA98.COM, JAKARTA – Aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia di usia 68 tahun karena penyakit stroke yang sudah lama dideritanya. Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 21.04 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, (1/4). Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh putranya, Surya Sahetapy, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
“Selamat jalan, Ayah! Kami selalu menghargai kenangan-kenangan bersamamu. Titip salam cinta dan kangen ke kak Gisca!” tulis Surya Sahetapy dalam keterangan fotonya bersama aktor senior itu, Selasa, (1/4).
Ray Sahetapy sudah lama menderita stroke. Kondisinya sempat membaik. Namun pada 3 Maret lalu, ia menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto karena kondisi terus menurun.
Ray Sahetapy dikenal sebagai salah satu aktor terbaik Indonesia dengan karier yang membentang lebih dari empat dekade.
Ray Sahetapy memulai debutnya di dunia film melalui Gadis (1980) dan kemudian membintangi berbagai film legendaris seperti Ponirah Terpidana (1983), Tatkala Mimpi Berakhir (1987), dan Jangan Bilang Siapa-Siapa (1990).
Selain berkiprah di perfilman nasional, Ray Sahetapy juga sempat terlibat dalam produksi Hollywood, yakni dalam film Captain America: Civil War (2016). Ray Sahetapy berperan sebagai auctioneer atau pemimpin lelang di Film Captain America: Civil War.
Kepergian Ray Sahetapy meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya. Mantan istrinya, Dewi Yull, serta sejumlah artis dan tokoh perfilman turut menyampaikan belasungkawa atas kepergiannya.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan segala karya serta dedikasinya di dunia seni tetap dikenang. Selamat jalan, Ray Sahetapy. (rp)



