Garuda Indonesia Beri Keterangan Insiden Ban Pesawat Copot Saat Mendarat di Bandara Tanjung Pinang

Pesawat Garuda Indonesia di Terminal 3 (Foto: Istimewa)

INDONESIA98.COM, TANJUNG PINANG – Garuda Indonesia memberikan keterangan soal insiden ban pesawat copot saat mendarat di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang, Riau pada Rabu (16/4). Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Adapun video tentang insiden tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @lbj_jakarta kemarin. Pesawat yang mengalami copot ban itu baru saja mendarat di Tanjung Pinang setelah melakukan penerbangan dari Jakarta.

Bacaan Lainnya

Direktur Operasi Garuda Indonesia Tumpal M Hutapea mengatakan, insiden yang menimpa pesawat Boeing 737-800 registrasi PK-GUD dengan nomor penerbangan GA 288 itu terjadi setelah pesawat mendarat secara normal dan selamat di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang. Semua penumpang dan awak pesawat juga dalam kondisi selamat.

“Seluruh 161 penumpang dan awak pesawat berada dalam kondisi selamat dan penerbangan berlangsung sesuai prosedur hingga proses pendaratan selesai. Kesiapsiagaan awak pesawat yang sedang bertugas dalam menangani kondisi tersebut turut andil dalam memastikan proses pendaratan dilakukan secara aman dan terkendali,” ujarnya melalui keterangannya, Jakarta, Kamis (17/4).

Dia menjelaskan, sejatinya pesawat tersebut telah memenuhi standar operasional dan keselamatan penerbangan saat beroperasi. Semua prosedur pemeriksaan sebelum penerbangan telah dilaksanakan, termasuk sesaat setelah pendaratan, inspeksi lanjutan segera dilakukan tim teknis Garuda Indonesia.

“Garuda Indonesia pastikan pesawat PK-GUD yang melayani penerbangan GA-288 telah memenuhi standar operasional dan keselamatan penerbangan,” kata Tumpal

Dia menambahkan, pihak otoritas penerbangan telah merekomendasikan pelaksanaan asesmen internal menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab insiden tersebut. (rp)

Pos terkait