Pemilik Warung di Puncak Gunung Lawu, Mbok Yem Meninggal Dunia

Mbok Yem pemilik warung di puncak gunung lawu meninggal dunia karena sakit (Foto: Istimewa)

INDONESIA98.COM, MAGETAN – Mbok Yem atau Wakiyem, pemilik warung tertinggi di Indonesia di Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, meninggal dunia pada Rabu (23/4). Mbok Yem meninggal pada usia 82 tahun di RS karena sakit.

Juru bicara keluarga besar Mbok Yem, Syaiful Gimbal, mengatakan bahwa setelah menjalani rawat jalan di RSU Aisyiyah Ponorogo, Mbok Yem beristirahat di rumahnya

Bacaan Lainnya

“Benar, meninggalnya di rumah tadi sekitar pukul 13.30 WIB,” ujarnya melalui sambungan telepon Rabu (23/4).

“Sakitnya itu karena faktor umur juga ya, darah rendah, kondisi tubuh yang memang benar-benar tidak bisa dipaksakan lagi,” tambahnya.

Sebelumnya, Mbok Yem turun gunung pada Selasa (4/3). Hal ini lantaran kondisi kesehatannya yang menurun. Biasanya Mbok Yem baru turun dari Gunung Lawu menjelang hari raya Idul Fitri. Namun, kali ini ia meninggalkan warungnya lebih cepat.

Mbok Yem turun dari Gunung Lawu dibantu menggunakan tandu oleh sejumlah orang melalui jalur Cemoro Sewu menggunakan tandu.

Perlu diketahui, Mbok Yem atau Wakiyem merupakan pemilik warung satu-satunya di puncak Gunung Lawu.

Warung Mbok Yem berada di ketinggian 3.150 mdpl, atau selisih 115 mdpl dari puncak gunung yang memiliki ketinggian 3.265 mdpl.

Ia cukup dikenal di kalangan para pendaki gunung karena telah mendirikan warung di wilayah tersebut sejak tahun 1980-an

Warung Mbok Yem menjual berbagai makanan dan minuman untuk para pendaki di Gunung Lawu. Setiap harinya, Mbok Yem tinggal di warungnya tersebut.

Untuk stok bahan dagangannya, Mbok Yem dibantu oleh orang lain yang mengantar bahan dagangan tiga kali dalam seminggu.

Mbok Yem hanya turun gunung beberapa kali dalam setahun, biasanya saat Lebaran atau ada hajatan keluarga. Kesehariannya yang sederhana, semangat hidupnya yang luar biasa, serta keramahan khasnya menjadikan Mbok Yem figur istimewa di mata para pendaki. (rp)

Pos terkait