Rombongan Turis di Kashmir Diserang Kelompok Bersenjata, 26 Orang Tewas

tampak tentara dan polisi india berjaga jaga di wilayah kashmir (foto: istimewa)

INDONESIA98.COM, KASHMIR – Sebanyak 26 orang tewas saat sekelompok orang bersenjata menembaki puluhan turis di wilayah Kashmir yang dikelola India pada Selasa, (22/4).

Polisi mengatakan sejumlah wisatawan menderita luka tembak dalam serangan teroris pada Selasa ketika mereka sedang mengunjungi padang rumput Baisaran, sekitar 5 km dari kota peristirahatan Pahalgam di wilayah yang disengketakan itu.

Bacaan Lainnya

“Serangan ini jauh lebih besar daripada serangan apa pun yang pernah ditujukan kepada warga sipil dalam beberapa tahun terakhir,” tulis Kepala Menteri Jammu dan Kashmir, Omar Abdullah dilansir dari Al Jazeera, Rabu (23/4).

Polisi India mengatakan bahwa sedikitnya 26 orang tewas. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun polisi menyalahkan kelompok bersenjata yang melawan kekuasaan India. Pasukan keamanan memburu pelaku penyerangan. Korban luka sudah dibawa ke rumah sakit.

Sebagian besar turis yang tewas adalah warga India. Seorang pemandu wisata di Pahalgam mengatakan bahwa ia mendekati lokasi kejadian setelah mendengar suara tembakan. Ia membantu mengangkut beberapa korban luka dengan menunggang kuda.

“Kami hanya berjarak 10 kilometer dari Pahalgam. Sudah empat jam sejak kami dihentikan, dan tidak ada seorang pun yang memiliki informasi yang jelas,” ujar pemandu wisata tersebut..

Perdana Menteri Narendra Modi berjanji akan menyeret pelaku penyerangan ke pengadilan. Ia yang sedang dalam kunjungan resmi ke Arab Saudi, mengecam tindakan keji tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk keras serangan tersebut. Serangan terhadap warga sipil tidak dibenarkan.

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Namun pemberontak di wilayah mayoritas Muslim itu kerap melancarkan pemberontakan sejak tahun 1989. (au)