Prabowo Peringatkan Direksi BUMN Yang Malas-Malasan dan Tidak Berprestasi

Presiden Prabowo Subianto Jumpa Pers setelah acara Town Hall Danantara di Jakarta Convention Center (foto: Istimewa)

INDONESIA98.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta manajemen untuk mengevaluasi semua direksi BUMN. Adapun evaluasi mencakup akhlak dan prestasi dari para direksi BUMN yang menjabat

Prabowo juga telah menegur keras kepada jajaran direksi BUMN dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang nakal dan malas kerja.

Bacaan Lainnya

Teguran ini disampaikan Prabowo saat memberikan arahan secara tertutup dalam forum pertemuan atau town hall meeting BPI Danantara di Jakarta International Convention Center, Senin (28/4).

“Ya tertutup, karena saya banyak negur juga direksi-direksi,” kata Prabowo saat jumpa pers seusai acara.

Awalnya, acara tersebut digelar secara terbuka dan diliput oleh awak media, termasuk saat CEO BPI Danantara Rosan Roeslani memberikan sambutannya.

Namun, saat giliran Presiden Prabowo memberikan arahan, pembawa acara meminta awak media untuk meninggalkan ruangan.

Para awak media yang berada di lokasi kemudian keluar dari ruangan town hall meeting Danantara, dan acara dilanjutkan secara tertutup.

Prabowo menyebutkan bahwa salah satu pesannya adalah permintaan agar seluruh direksi BUMN dievaluasi, baik dari aspek kinerja, watak, maupun akhlaknya. Prabowo pun mengultimatum bahwa direksi yang tidak berprestasi, malas, dan menyalahgunakan kewenangan akan diganti.

“Kalau dia tidak berprestasi, kalau dia malas-malasan, kalau dia lakukan praktik-praktik yang enggak benar, menyalahgunakan wewenangan, menyalahgunakan fasilitas, saya minta diganti,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra ini pun meminta agar praktik-praktik zaman dulu yang kurang efisien dan tidak benar, harus ditinggalkan.

“Tinggalkan praktik-praktik zaman dulu mungkin yang kurang efisien, atau ada praktik-praktik yang enggak benar harus ditinggalkan,” ujar dia. (au)

Pos terkait