Robert Prevost Terpilih Jadi Paus Pertama Dari Amerika Serikat

Paus Leo XVI memberikan sambutan usai terpilih setelah konklaf (Foto: Istimewa)

INDONESIA98.COM, VATIKAN – Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat terpilih menjadi Paus Baru usai pemungutan suara saat konklaf hari kedua di Kapel Sistina, Vatikan, Kamis (8/5). Ia memilih nama Paus Leo XIV.

Terpilihnya Prevost asal Amerika Serikat berusia 69 tahun itu sebagai paus ke-267 terlihat dari asap putih yang keluar dari cerobong Kapel Sistina, setelah tiga putaran pemungutan suara. Sebelumnya, asap hitam yang selalu keluar dalam dua putaran.

Bacaan Lainnya

Prevost juga mengukir sejarah baru. Hal ini karena Prevost adalah paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat sekaligus paus kedua dari benua Amerika setelah Paus Fransiskus.

Usai terpilih, Paus Leo XIV menyapa umat Katolik dari balkon Basilika Santo Petrus, Vatikan. Di lapangan Basilika Santo Petrus, umat Katolik kemudian bersorak-sorai menyambut Prevost sebagai Paus baru.

Perlu diketahui, konklaf adalah proses tertutup untuk memilih paus baru yang diikuti oleh para kardinal dari seluruh dunia, saat ini berjumlah 133 kardinal elektor.

Selama berlangsungnya konklaf, sinyal visual berupa asap dari cerobong Kapel Sistina menjadi penanda utama bagi publik.

Mengutip Vatican News, asap hitam berarti belum ada paus yang terpilih. Sebaliknya, asap putih adalah penanda bahwa para kardinal telah mencapai kesepakatan dan berhasil memilih paus baru.

Umat Katolik yang menantikan hasil konklaf pemilihan paus baru di Vatikan langsung bersorak ketika asap putih keluar dari cerobong Kapel Sistina.

Lonceng juga berdentang, mengiringi hasil yang dinantikan para umat Katolik dari konklaf.

Tayangan langsung dari Vatican Media memperlihatkan para umat Katolik dari berbagai negara yang menunggu di Lapangan Santo Petrus bersorak bahagia. (au)

Pos terkait