Driver Ojol Demo Besar-Besaran di Seluruh Indonesia Pada 20 Mei

Demo Driver Ojol beberapa waktu lalu (Foto: Merdeka.com)

INDONESIA98.COM, JAKARTA – Asosiasi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Garda Indonesia akan menggelar unjuk rasa pada Selasa (20/5). Garda Indonesia menyerukan seluruh pengemudi ojol, taksi online, dan kurir melakukan aksi off bid massal (matikan aplikasi). Aksi ini merupakan respons kekecewaan pengemudi ojol terhadap aplikator yang dianggap melanggar regulasi dan merugikan mereka.

“Garda Indonesia sebagai asosiasi pengemudi ojol menyatakan meminta maaf kepada warga masyarakat Jakarta dan aglomerasi Jabodetabek karena pada hari Selasa 20 Mei 2025, Kota Jakarta akan diserbu pengemudi ojek online gabungan roda 2 dan roda 4 dalam rangka aksi unjuk rasa akbar dan reuni aspirasi aksi akbar 205,” kata Ketua Umum Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono sebagaimana keterangan di Jakarta dikutip Jumat, (16/5).

Bacaan Lainnya

Aksi protes ini direncanakan akan dipusatkan di tiga lokasi di Jakarta, yaitu di Istana Merdeka, Gedung Kementerian Perhubungan, dan Gedung DPR/MPR RI.

Igun menjelaskan salah satu tuntutan Driver Ojol adalah pelanggaran regulasi terkait pemotongan tarif yang mencapai 50%.

“Potongan tarif yang mencapai sampai 50%, maka kami tuntut agar Kemenhub merevisi biaya aplikasi menjadi 10%,” ujar Igun.

Igun berharap pemerintah memberi soslusi atas kekecewaan para pengemudi Ojol dan Taksi online. Menurutnya, selama ini pemerintah mendiamkan pelanggaran regulasi yang dilakukan oleh pihak aplikator.

Igun juga meminta maaf kepada masyarakat Jabodetabek yang mungkin akan terdampak akibat aksi protes ini.

“Maka akan sangat besar kemungkinan sebagian Jakarta akan lumpuh karena kemacetan panjang, sehingga kami mohon maaf dari jauh hari apabila ada masyarakat terjebak kemacetan dan terganggunya kegiatan masyarakat,” ungkapnya. (au)

Pos terkait