INDONESIA98.COM, WASHINGTON DC – Dua anggota staf kedutaan Israel di Washington DC, Amerika Serikat (AS) tewas dalam serangan bersenjata yang terjadi pada Rabu malam (21/5) waktu setempat.
“Dua staf Kedutaan Besar israel dibunuh secara tidak masuk akal malam ini di dekat Capital Jewish Museum di Washington DC,” kata Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem, seperti dikutip CNN International.
“Kami sedang menyelidiki secara aktif dan berusaha untuk mendapatkan lebih banyak informasi,” lanjutnya.
Menurut Kepala Polisi Washington DC, Pamela A Smith, sebelum menjalankan aksinya, pelaku terlihat mondar-mandir di luar museum. Setelah insiden tembakan terjadi, petugas keamanan langsung menahan dia dan menyerahkannya ke polisi.
Pelaku yang diidentifikasi sebagai Elias Rodriguez, pria berusia 30 tahun asal Chicago.
Adapun dua korban yang kehilangan nyawa dalam insiden tersebut telah diidentifikasi sebagai Yaron Lischinsky dan Sarah Lynn Milgrim.
Presiden AS Donald Trump dan para pejabat tinggi lainnya mengecam keras insiden ini. Trump menyebutnya sebagai tindakan kebencian antisemit yang brutal. Walaupun belum bisa dipastikan apakah insiden ini merupakan serangan antisemit atau berkaitan dengan konflik geopolitik yang terjadi saat ini yaitu antara Palestina dan Israel.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan seluruh perwakilan diplomatik Israel untuk meningkatkan protokol keamanan.
Hingga kini, penyelidikan federal tengah berlangsung guna mengungkap jaringan dan motif di balik aksi penembakan ini. (au)






