INDONESIA98.COM, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka suara mengenai isu yang beredar terkait reshuffle kabinet Merah Putih. Menururtnya sampai saat ini belum ada pembahasan mengenai hal itu di lingkungan istana.
“Alhamdullilah sampai hari ini belum ada pembahasan mengenai reshuffle, belum ada,” kata Prasetyo, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (23/5).
Namun menurut Prasetyo, Presiden melakukan monitoring juga mengevaluasi kinerja seluruh pembantunya di Kabinet Merah Putih. Tentunya ada beberapa catatan seperti di bidang pangan yang dinilai sangat baik.
“Rutin (monitoring), biasanya melalui kami. Saya sebagai Menteri Sekretaris Negara, kemudian juga melalui Sekretaris Kabinet, kemudian juga biasanya beliau menggunakan jalur melalui Menteri Koordinator,” ucapnya.
Isu reshuffle belakangan mencuat ke permukaan. Namun, seluruh menteri di KMP enggan membicarakan itu ketika ditanyai awak media.
Ia juga bercerita, Presiden juga memberikan catatan positif di bidang energi, antara lain lifting minyak dan gas mampu dinaikkan melalui lapangan migas di Forel dan Terumbuk di Kepulauan Natuna.
“Yang paling penting adalah semangatnya kita mau meningkatkan lifting minyak kita, karena ternyata banyak sumur-sumur yang idle selama ini kurang di optimalkan,” katanya.
Menurut Prasetyo, presiden juga rutin mengingatkan menterinya untuk bekerja memberikan manfaat bagi masyarakat. Juga diminta untuk menghindari penyampaian komunikasi yang bisa menimbulkan kegaduhan atau perasaan tidak enak pada pihak lain.
“Kita ini bekerja untuk masyarakat sehingga kami semua diimbau untuk berhati-hati dalam menyampaikan sesuatu yang supaya tidak menimbulkan keresahan-keresahan di masyarakat, jadi catatan-catatannya seperti itu. Dan itu rutin dilakukan terus oleh bapak presiden,” kata Prasetyo. (rp)









