INDONESIA98.COM (JAKARTA) – Meluasnya penyebaran virus corona di Indonesia, membuat pemerintah harus bertindak cepat untuk meminimalisir penyebaran virus mematikan ini di masyarakat. Termasuk Presiden Joko Widodo yang secara bertahap sudah menerapkan beberapa kebijakan terkait pencegahan virus corona, salah satunya yaitu melakukan rapat kabinet jarak jauh melalui video conference. Melalui twitter pribadinya, Presiden Jokowi menghimbau kepada masyarakat agar mulai membiasakan diri bekerja, belajar dan ibadah di rumah.
“Kita berada pada situasi yang tidak biasa. Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah. Hari ini, saya menggelar rapat jarak jauh dengan jajaran kabinet,” tulis Jokowi melalui akun twitter pribadinya sembari menunjukkan foto dirinya saat menggelar rapat jarak jauh, pada Senin (16/03/2020).
Jokowi menambahkan, rapat jarak jauh yang dilakukannya kemarin termasuk salah satu cara efektif yang bisa diterapkan oleh masyarakat guna menghindari interaksi langsung dengan orang lain demi mencegah infeksi virus corona.
“Rapat jarak jauh ini tetap sangat efektif di tengah pandemi virus korona.” tutup Jokowi.
Seperti diinformasikan, pandemi virus corona mulai memasuki Indonesia sejak Senin (02/03/2020) kemarin. Informasi tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat mengonfirmasi adanya dua orang yang positif terjangkit virus corona di Jakarta. Hingga per 16 Maret 2020, kasus positif corona sudah mencapai 134 orang, termasuk salah satunya adalah Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
Beberapa daerah yang terkonfirmasi positif corona diantaranya adalah DKI Jakarta, Jawa Barat (Kab.Bekasi, Depok, Cirebon, Purwakarta, Bandung), Banten (Kab. Tangerang, Kota Tangerang, Tangerang Selatan), Jawa Tengah (Solo), Kalimantan Barat (Pontianak), Sulawesi Utara (Manado), Bali dan DI Yogyakarta.



