Diduga Curang, 12 PD IPM Sumut Nyatakan Musywil XXI IPM Sumut Tak Sah

12 PD IPM Se-Sumut Nyatakan Musywil XXI yang dilaksanakan secara online tidak sah, diduga kuat terjadi kecurangan.Sabtu, 8/10/2021. (Foto: istimewa)

INDONESIA98.COM(SUMUT): Kecewa dengan hasil keputusan Musywil XXI online IPM Sumut yang dilaksanakan pada Sabtu, (9/10/2021), 12 PD IPM di Sumut menolak hasil keputusan yang telah dihasilkan dikarenakan terdapat indikasi kecurangan yang dilakukan oleh oknum yang ingin menghancurkan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sumatera Utara yang kami cintai ini.

“ Sudah saya minta kepada Panitia Pemilihan untuk mendatangkan tim IT UMSU selaku penyedia server pemungutan suara karena saya merasa ada kekeliruan dimana terdapat penggelembungan suara daftar pemilih tetap yang seharusnya berjumlah 358 menjadi 457,” ungkap Azhar selaku calon formatur pada Musywil XXI.

Bacaan Lainnya

Hal yang sama dinyatakan Abdul Rahman Tanjung yang juga calon formatur.

” Saya kantongi bukti-bukti, bahkan Tim Panlih yang ditunjuk oleh daerah-daerah sendiri sudah menyatakan sikap bahwa pemungutan suara tidak bisa dilanjutkan karena terdapat indikasi kecurangan dan sudah seharusnya dilaksanakan pemilihan ulang, maka dari itu, terhadap apa yang terjadi ini akan kami laporkan kepada PW Muhammadiyah Sumatera Utara,” tegas Rahman.

“ Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang punya ciri gerakan keislaman yang kuat dicederai dengan sistem permusyawarahan yang kurang berkenan, harusnya tidak ada server salah input, karena persiapan musyawarah harusnya bisa lebih matang untuk dipersiapkan agar semua pihak dapat menerima dengan baik, “sebut Taufiq Prima, Ketua PD IPM Medan.

Sambung Taufiq lagi bahwa sejak awal kalau memang musyawarah ini berkeinginan untuk mendapatkan keputusan yang baik, cara-caranya juga harus dipersiapkan dengan baik.

” Dapat menerima saran, jika ada yang kurang maka berkenan untuk dikoreksi dan jika ada usulan harusnya itu ditampung. Pemilihan ulang adalah keputusan yang paling adil dari hasil musyawarah ini,”harap Taufiq.

Beberapa Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah di Sumatera Utara ini menolak hasil keputusan dari Musyawarah Wilayah online IPM Sumatera Utara ke XXI sekaligus meminta untuk melangsungkan pemilihan ulang dengan merubah teknis pemilihan sebelumnya.

Adapun Pimpinan Daerah IPM yang menyatakan sikap menolak hasil keputusan itu adalah PD IPM Tebing Tinggi, PD IPM Mandailing Natal, PD IPM Tapanuli Tengah, PD IPM Tapanuli Selatan, PD IPM Asahan, PD IPM Padang Sidempuan, PD IPM Labuhan Batu, PD IPM Simalungun, PD IPM Medan, PD IPM Siantar dan PD IPM Langkat.(Sg/I98)