INDONESIA98.COM(TEBINGTINGGI):Jalan provinsi sepanjang 6,95 km yang terletak di Jalan lintas Tebing Tnggi-Dolokmasihul Serdangbedagai (Sergai), tepatnya di Jalan Setiabudi akan segera diperbaiki pada Februari 2022.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Azmi Yuli Sitorus pada kegiatan Reses I Tahun Sidang III di Gang Hidayah Lingkungan II, Kelurahan Berohol, Kota Tebing Tinggi, Senin (8/11).
Yang juga ikut mendampingi ketua DPRD Sergai Dr Risky yang juga dari partai Gerindra,
“Tadi pas saya ke sini, juga melihat kondisi jalan yang sudah layak untuk diperbaiki. Untuk itu, sesuai janji saya pada dua tahun lalu. Maka mudah-mudahan perbaikan jalan provinsi sepanjang 6,95 km akan mulai dilakukan pada Februari 2022,” jelas Azmi.
Azmi menambahkan ruas jalan yang akan diperbaiki yakni di Jalan Setiabudi (1 km), Jalan Musyawarah (0,66 km), Jalan Juanda (1,83 km) dan Jalan Letda Sujono (1,1 km). Untuk perbaikan ruas jalan yang rusak tersebut, akan mempergunakan anggaran negara mencapai Rp 22, 950 milyar.
Sudarto (54) warga Gang Abadi Jalan Setiabudi, Kelurahan Berohol yang hadir dalam kegiatan reses tersebut mengapresiasi terwujudnya pembangunan jalan yang selama ini sangat meresahkan warga.
Warga lainnya, Ngemat Sitepu (68) menyampaikan tentang berkurangnya daerah resapan air di Kelurahan Berohol akibat pembangunan kawasan perumahan yang tidak direncanakan dengan baik.
“Sebagai antisipasi, kiranya pembangunan kawasan perumahan harus memperhatikan daerah resapan air. Jangan asal main timbun aja, sehingga resapan air tidak ada lagi. Kalau hujan sedikit saja air langsung masuk ke rumah warga. Ini akibat berkurangnya daerah resapan air, kami juga siap memenangkan Bapak Azmi kembali pada pemilu tahun 2024 jelasnya.
Menanggapi aspirasi warga, Azmi menyampaikan dirinya akan terus bekerja, melakukan kordinasi dengan semua pemangku kepentingan terutama yang bermitra dengan Komisi D DPRD Sumut.
“Pada prinsipnya semua usulan akan kami kerjakan, tindaklanjuti dengan segera. Selain yang disampaikan tadi, ada juga program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 50 rumah untuk Kota Tebingtinggi pada tahun anggaran 2022. Jadi, kami akan perjuangkan apa yang menjadi usulan warga,” tegas Azmi Yuli Sitorus.(Zul/I98)



