INDONESIA98.COM (Jakarta) – ICMI Muda memulai agenda road show dan silaturahmi ke Ormas Islam. Untuk perdana Roadshow, ICMI Muda berkunjung ke PP Muhammadiyah di kawasan Menteng Jakarta Pusat.(28/6/2022)
Ketua Majelis Istiqamah ICMI Muda, AM Iqbal Parewangi dihadapan pengurus PP Muhammadiyah menyampaikan agenda strategis MP ICMI Muda yaitu mendorong gerakan politik kepemimpinan ummat.
“Silaturahmi ICMI Muda hari ini ke PP Muhammadiyah bermaksud mendorong sebuah gerakan politik kepemimpinan ummat yakni lahirnya duet Muhammadiyah-NU atau NU-Muhammadiyah untuk memimpin negara Indonesia pada Pilpres 2024,” sebut Iqbal.
Ditambahkan Iqbal bahwa Gerakan ini menjawab situasi bangsa dimana bangsa Indonesia dibawah cengkeraman oligarki, kesenjangan dan ketimpangan yang makin besar, dan semakin memburuknya kualitas demokrasi. ” Maka perlu ada gerakan memperkuat kembali kekuatan politik keummatan, melalui gerakan bersama membangun kepemimpinan ummat untuk perbaikan Indonesia,” harap Iqbal.
Menanggapi masukan ICMI Muda adanya duet Muhamamdiyah-NU Pilpres 2024, Dr Faiz Rafdli-Wakil Ketua MPK PP Muhammadiyah merespon positif.
“Apakah nanti ini jadi kajian serius, dibawa ke Tanwir, atau sampai Muktamar Muhammadiyah, wallahu a’lam. Kami tidak ingin mendahului. Namun sekali lagi, kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh ICMI Muda. Saya kira ini malah mendahului yang lain,” kata Faiz.
Faiz menambahkan bahwa Muhammadiyah berkepentingan terhadap Pilpres 2024 lebih kepada nilai-nilai kepemimpinan untuk mewujudkan baldatun toyyibatun wa robbun ghofur.
“Muhammadiyah itu wasatiyah, Muhamamdiyah menjadi rumah bangsa, Muhamamdiyah relatif di tengah dan tidak tergoda ke kanan ke kiri dan terus konsisten menjaga itu. Dan ini tidak mudah, ini penting bagi Muhammadiyah,” jelas Faiz
Hazuali MA selaku pengurus MPK PP Muhammadiyah, menambahkan bahwa sangat menarik menjalin kerjasama dengan ICMI Muda dalam pendidikan politik, kaderisasi kepemimpinan antara PP Muhammadiyah dengan ICMI Muda. ” Problem adanya money politik, politik identitas dan politik transaksional semoga segera dapat dihentikan di Indonesia,” harap Hazuali.
Saat bersaman Ketua Umum MP ICMI Muda Pusat Dr. Tumpal Panggabean berharap akan terwujudnya kolaborasi antara ICMI Muda dengan Ormas Islam besar seperti PP Muhamamdiyah untuk bersatu membangun sebuah gerakan politik keummatan. “Agenda kita sama, apa yang sudah kita perbuat dan perjuangkan sama, hanya saja gerakannya belum dilakukan secara bersama-sama dalam membangun gerakan politik keummatan,”jelas Tumpal Panggabean.
Silaturahmi diakhiri dengan saling tukar cenderamata dari PP Muhamamdiyah ke MP ICMI Muda.
Turut serta dalam roadshow, dari ICMI Muda AM Iqbal parewangi, Safruddin Hamdani, Tumpal Panggaben, Ali Mumdin, Anggana Danira, Tuanku Radiyan, Moh yasin dan Hariadin.
Sementara dari PP Muhamamdiyah selaku tuan rumah hadir Dr. Faiz rafdli, Hazuarli, Elyusra Mu’allimin, Indah Ayu Lestari dan dari kelompok pengurus Aisiyah serta pengurus IPM.(Rel/I98)



