Longsor Terjadi di Pekalongan, 17 Orang Meninggal Dunia

Proses Evakuasi Korban Longsor di Pekalongan.

INDONESIA98.COM, PEKALONGAN – Bencana longsor melanda Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (20/1) malam. 17 korban ditemukan meninggal dan masih ada yang belum ditemukan akibat tertimbun longsor. Petugas gabungan bersama relawan dan warga masih melakukan pencarian.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Bergas Catursasi Penanggungan mengungkapkan, hujan deras yang mengguyur pada Senin kemarin memicu banjir di sejumlah wilayah di Jateng, seperti Pekalongan, Pemalang, Tegal, dan Brebes.
“Evakuasi korban terdampak longsor maupun banjir bandang yang ada di Petungkriyono itu kita mempercayakan kepada teman-teman Basarnas dan relawan. Tentunya masih terkoordinasi dengan kami, baik BPBD kabupaten maupun provinsi,” jelas Bargas.
Bargas juga mengatakan BPBD Provinsi Jateng akan terus melakukan pendampingan untuk mempercepat proses evakuasi korban.
“Ini masih proses penanganan dari kabupaten. Provinsi melakukan pendampingan berkaitan di masing-masing kabupaten,” kata Bergas..
Dia menjelaskan, jalur-jalur terdampak longsor dan menjadi kewenangan provinsi akan segera dilakukan upaya pembersihan.
“Kalau yang misal jalur provinsi ada longsor, maka dari dinas provinsi yang turun menyelesaikan upaya-upaya itu. Termasuk yang kewenangan pusat, misal sungai, tanggul jebol, itu BBWS bersama PSDA melakukan asesmen sekaligus penanganan darurat,” ucap Bergas.
Untuk dapat mengevakuasi korban yang diduga masih tertimbun longsor, dibutuhkan alat berat yang memadai mengingat jumlah tanah dan bebatuan yang longsor cukup banyak, namun menjadi persoalan adalah membawa alat berat sampai ke lokasi mengingat medan yang cukup berat itu.
Selain korban jiwa, peristiwa longsor juga menyebabkan 2 unit jembatan rusak yang mengakibatkan lumpuhnya jalur untuk kendaraan roda 2 maupun roda 4.
Diketahui, bencana tanah longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah terjadi Senin malam.

Pos terkait