Sikapi Virus Corona, Ketum BMI: Pemerintah Harus Bertindak Tegas

by indonesia98

INDONESIA98.COM (JAKARTA) – Beberapa hari terakhir ini, warga dibuat bertanya-tanya, terkait tindakan konkret pemerintah dalam menghadapi penyebaran wabah virus corona di Indonesia. Terlebih lagi, baru-baru ini Presiden Jokowi mengumumkan adanya dua warga Indonesia di Kota Depok yang positif terkena virus corona dan kini sedang dirawat di Jakarta.

“Orang Jepang ke Indonesia bertemu ke siapa, bertemu siapa ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus Corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun,” ujar Jokowi di Jakarta, Senin (2/3/2020)

Keadaan ini tentu saja menimbulkan reaksi yang beragam dari masyarakat, salah satunya dari Ketua Umum oraganisasi sayap Partai Demokrat Bintang Muda Indonesia (BMI) Farkhan Evendi mengatakan bahwa pemerintah wajib memberikan rasa aman, nyaman, dan melindungi rakyat. Karena setelah ditemukannya dua orang yang terjangkit virus Corona, siapapun juga bisa terjangkit.

“Mengingat virus ini sudah merambah ke Indonesia, kita akan menunggu protokol yang dilaksanakan secara ketat dari pemerintah dan dijelaskan secara terang benderang pasien di mana saja dengan langkah antisipasi untuk keselamatan warga negara Indonesia dimanapun,” kata Farkhan dalam keterangan tertulisnya (3/3/2020).

Farkhan juga menegaskan, sudah waktunya desk penanganan penyebaran virus Corona dibentuk Presiden. Desk tersebut bisa dituangkan dalam bentuk Perpres dibawah Menkokesra yang menggerakkan dari pusat sampai daerah melibatkan para stake holder baik birokrat maupun swasta untuk protokol yang ketat agar rakyat merasa aman dan tenang.

“Virus Corona bukan sembarang virus, jika tidak disikapi dengan serius bisa mengancam perekonomian baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang” tuturnya.

“Dunia saat ini sedang mengalami gejolak perubahan, seluruh masyarakat saat ini perlu kepastian, keyakinan, dan keamanan di dalam negaranya” tambah Farkhan.

Senada dengan Farkhan, Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono dalam rilisnya mengatakan pemerintah harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan tenang di masyarakat.

Ibas, sapaan akrab putra kedua Presiden RI Ke-6 tersebut menyampaikan ada beberapa langkah yang mendesak untuk segera dilakukan pemerintah.

Pertama, lakukan sosialisasi secara benar terkait virus Corona dan penanggulangannya. Kedua, Segera persiapkan tenaga medias, pengobatan, dan fasilitas penunjang rumah sakit disetiap tingkatan.Ketiga, hentikan sementara penerbangan dari negara-negara “high alert” termasuk keberangkatan ke luar negeri.

Kempat, siapkan anggaran cadangan untuk mitigasi virus Corona di dalam negeri. Kelima, kampanyekan budaya sehat dan bersih lingkungan masing-masing, serta perhatikan sendi-sendi logistik ketahanan pangan dan keluarga harus tetap terjaga. “Terakhir, hentikan saling tuding, saling menyalahkan. Kita harus bisa membentuk spirit kebersamaan yang positif, segar dan optimistik” tutup Ibas. (Red)

Baca Juga