Forum Aktifis 98 Sebut Muhaimin Iskandar-Puan Maharani Representatif Rakyat Indonesia Di Pilpres 2024

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) Bersama Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto : jurnas.com)

INDONESIA98.COM(SUMUT):Bursa Calon Presiden dan Wakil Presiden ( Capres-Cawapres) 2024 mulai marak di munculkan oleh berbagai lembaga survey, walaupun pemilu masih sekitar 3 tahun lagi.

Beberapa nama silih berganti menempati posisi puncak versi lembaga survey, ada Prabowo, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Gus Ami (Ahmad Muhaimin Iskandar), BTP (Ahok) dan lain-lain.

Bacaan Lainnya

Menyikapi hal tersebut, Kordinator Forum Aktifis 98 Sumut mengatakan pasangan ideal yang menggambarkan miniatur Indonesia jika Muhaimin Iskandar berpasangan dengan Puan Maharani

” Pasangan capres ideal yang menggambarkan miniatur indonesia di masa perjuangan, masa reformasi serta masa depan adalah paket Muhaimin Iskandar- Puan Maharani. Kedua tokoh ini merupakan refresentatif rakyat indonesia bila di lihat dari aspek sejarah, agama, ideologi, budaya, dan karakteristik rakyat Indonesia” , ujar Muhammad Ikhyar Velayati Harahap, Medan, Minggu (28/02)

Ikhyar mengatakan koalisi antara PKB dan PDIP saat ini merupakan kebutuhan objektif rakyat Indonesia

” Paket kepemimpinan nasional Muhaimin Iskandar dan Puan Maharani merupakan refresentasi koalisi dua kekuatan politik terbesar di Indonesia, dan hal ini merupakan kebutuhan objektif sejarah Indonesia di tengah mènguatnya fundamentalisme agama, separatisme dan kapitalisme global yang ingin mengganti pancasila dan menggerus keutuhan NKRI”, jelasnya.

Ikhyar sangat yakin jika kedua tokoh muda ini maju dalam pilpres 2024 akan mendapat dukungan rakyat dan meraih kemenangan telak.

” Saya prediksi jika kedua tokoh ini maju dalam pilpres 2024 akan mendapat dukungan mayoritas dari kaum nahdiyyin dan marhaen serta loyalis Soekarno, karena kedua tokoh ini berasal dari Partai yang punya basis tradisional yang besar di masyarakat. PKB punya basis tradisional NU yang punya anggota hingga 70 jutaan pengikut, sementara PDIP punya basis tradisional kaum marhaen di akar rumput serta loyalis soekarno fanatik yang merata hampir di seluruh indonesia, ungkapnya.(Moj/I98)