INDONESIA98, BATU – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Pattimura, Kota Batu, pada Rabu malam (8/1) sekitar pukul 19.15 WIB. Kecelakaan ini terjadi akibat kendaraan besar tersebut mengalami kegagalan rem, yang menyebabkan bus menabrak beberapa kendaraan lainnya, termasuk sepeda motor yang ada di sekitar lokasi. Insiden ini merenggut nyawa empat orang.
Dirlantas Polda Jatim, Kombes Komarudin, mengatakan total ada 14 orang yang menjadi korban dalam peristiwa itu. Belasan korban ini merupakan para pengendara yang kendaraannya diseruduk oleh bus pariwisata Sakhkindra Trans nopol DK-7942-GB tersebut. Total 16 kendaraan yang mengalami kecelakaan dengan rincian 10 sepeda motor dan 6 mobil.
“Dari kejadian tersebut mengakibatkan total keseluruhan 14 korban, empat diantaranya meninggal dunia, dua luka berat dan sisanya luka ringan,” kata Komarudin saat konferensi pers, Kamis (9/1).
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, mengatakan ada satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak yang ikut menjadi korban dalam insiden kecelakaan beruntun itu. Ketiganya ditabrak oleh bus dari arah belakang saat mengendarai sepeda motor.
“Yang dari Jember satu keluarga ya. Suami, istri, dan anak berusia 20 bulan. Jadi untuk yang laki-laki luka sedang besok kita laksanakan operasi, kemudian yang istri dan anak meninggal dunia,” jelasnya.
Peristiwa itu bermula saat bus pariwisata yang membawa siswa SMK TI Bali Global Badung melaju dari arah Jalan Sultan Agung menuju arah Jalan Imam Bonjol.
“Rombongan ini baru keluar dari Museum Angkut. Rupanya kendaraan ada kesalahan teknis, di Jalan Sultan Agung pengemudi mencoba membuang ke trotoar berharap ada fungsi pengereman tapi tidak berhasil. Kemudian terjadi laka di Jalan Imam Bonjol sampai Jalan Pattimura (bus berhenti menabrak pohon),” ucap Andi.
Sementara itu total ada 46 orang yang berada di dalam bus pariwisata, terdiri dari 39 siswa, tiga guru pendamping, serta empat kru bus termasuk sopir, sopir cadangan dan kernet. Seluruh penumpang bus pariwisata itu dipastikan dalam kondisi selamat.
“Untuk kondisi rombongan, 39 siswa SMK, dengan tiga guru maupun empat kru ini sehat semua ya, tidak ada luka,” ujarnya.




