Pramono Anung Komitmen Berantas Pungli di Jakarta

Gubernur Jakarta Terpilih Pramono Anung.

INDONESIA98.COM, JAKARTA – Gubernur terpilih Jakarta Pramono Anung akan menjalankan komitmennya untuk mengatasi permasalahan pungutan liar (pungli) yang meresahkan warga Jakarta di sejumlah lokasi setelah resmi dilantik.

Hal itu disampaikan Pramono saat menanggapi kabar adanya pungli terhadap warga yang hendak membuat konten video di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Bacaan Lainnya

“Jadi kalau nanti saya dilantik, salah satu hal yang akan saya tangani adalah pungli yang ada di lapangan. Enggak boleh terjadi,” ujar Pramono di Kompleks Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (12/1).

Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P itu mengatakan, Jakarta sedang bersiap untuk menjadi kota global. Atas dasar itu, persoalan seperti pungli tidak boleh lagi ditemukan dan harus bisa diselesaikan.

“Karena Jakarta sebagai kota global salah satu hal yang harus diperbaiki adalah pungutan-pungutan liar seperti itu tidak boleh terjadi. Yang seperti itu tentunya kita akan tangani,” ujar Pramono.

Sebelumnya beredar video pungli yang diunggah oleh akun TikTok @original_goods. Meski video tersebut kini telah dihapus, cuplikan kejadian itu telah tersebar luas di berbagai platform seperti media sosial X (dulu Twitter) dan Instagram setelah diunggah ulang oleh beberapa akun.

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah pengunjung yang hendak membuat konten sambil memakai atribut ditegur seorang oleh seorang laki-laki. Orang tersebut menanyakan apakah pengunjung tersebut sudah meminta izin untuk membuat konten di Taman Literasi Martha Tiahahu.

Ketika pengunjung tersebut menyatakan bahwa mereka tidak memiliki izin karena taman adalah fasilitas umum, oknum ormas menegaskan bahwa izin tetap diperlukan.

“Ini izin sama siapa?” tanya oknum anggota ormas dalam video tersebut.

“Nggak ada izin. Emang harus ada izin ya? Di sini bukannya umum?” jawab salah satu pengunjung.

“Iya lah. (Urus izin) ada Pemuda Pancasila,” balas oknum tersebut.

Pramono menyebut, saat ini Jakarta sedang bersiap untuk menjadi kota global. Untuk itu, menurutnya persoalan pungli harus diatasi dan tidak boleh lagi ditemukan di Jakarta.

“Karena Jakarta sebagai kota global, salah satu hal yang harus diperbaiki adalah pungutan-pungutan liar seperti itu tidak boleh terjadi,” kata Pramono.

Pos terkait