INDONESIA98.COM, MOJOKERTO – Sebuah ledakan terjadi di sebuah rumah di Dusun Sumolawang Kidul, Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Senin (13/1). Rumah ini milik Aipda Maryudi, salah seorang polisi yang bertugas di Polsek Dlanggu, Polres Mojokerto, Kabupaten Mojokerto.
Ledakan ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan menghancurkan 4 rumah. Warga sekitar menduga ledakan ini berasal dari tabung elpiji salah seorang warga.
Akibat ledakan rumah ini dikabarkan terdapat dua korban tewas yang terdiri dari ibu dan anak.
“Tiba-tiba ada dua kali ledakan dan kondisi rumahnya hancur. Korbannya atas nama Luluk, kemudian anaknya masih berusia tiga tahun,” ujar warga Sumolawang, Deni.
Sementara, Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto mengatakan ada serangkaian barang bukti yang berhasil diamankan akibat peristiwa ini.
Menurut dia, dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) diketahui ada tabung elpiji kemasan 3 kilogram dan juga sejumlah barang elektronik, karena dari informasi pemilik rumah ini hobi bermain dengan barang-barang elektronik.
Ia mendapatkan informasi bahwa pemilik rumah yang merupakan polisi berpangkat Aipda. Ihram mengatakan saat ledakan terjadi, diduga pemilik rumah, istri, dan anak mereka sedang tak ada di lokasi. Pemilik rumah tengah bertugas, istri bekerja, dan anak mereka sekolah.
“Kami juga menginformasikan memang benar pemilik rumah tersebut anggota kepolisian di Polsek Dlanggu dan memiliki rumah di Puri,” jelas Ihram.
Ihram pun mengaku belum bisa memastikan penyebab ledakan. Saat ini Tim Inafis Polres Mojokerto dan Tim Labfor Polda Jatim masih mengidentifikasinya.
Dia menjelaskan, saat ini pemilik rumah sedang diperiksa di Propam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut termasuk dari internal Satreskrim.
”Pemeriksaan internalnya di satreskrim. Nanti kami informasikan lebih lanjut,” tegas Ihram Kustarto.(AU)









