INDONESIA98.COM, JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti mengungkap pemotongan anggaran di Kementeriannya sebesar Rp8 triliun imbas efisiensi anggaran yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.
Mu’ti mengatakan anggaran dikementeriannya turun dari Rp 33 triliun menjadi Rp 25 triliun setelah efisiensi anggaran.
“Rp 33,5 triliun dikurangi Rp 8 triliun. Sekarang tinggal Rp 25 triliun,” kata Mu’ti dikutip dari akun YouTube DPD RI, Rabu (5/2).
Kendati demikian, Mu’ti mengaku akan menggunakan dana tersebut dengan efisien untuk program prioritas Kemendikdasmen seperti Program Indonesia Pintar (PIP). Kemudian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan lain sebagainya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dan Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 yang dikeluarkan pada 22 Januari 2025. Ia menargetkan penghematan sebanyak Rp 50,5 triliun dana transfer ke daerah (TKD). Sehingga secara keseluruhan, APBN ditargetkan mengalami efisiensi senilai Rp 306,6 triliun.
Kementerian Keuangan merespons perintah efisiensi anggaran tersebut dengan mengeluarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025 tentang Efisiensi Belanja K/L dalam Pelaksanaan APBN TA 2025. (au)









