INDONESIA98.COM, JAKARTA – Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun 2025 tidak ada pemotongan anggaran. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/2)..
“Mengenai berita munculnya Kartu Indonesia Pintar (KIP), kami tegaskan beasiswa KIP tidak dilakukan pemotongan atau pengurangan,” ucap Sri Mulyani.
Ia menjelaskan saat ini jumlah penerima beasiswa KIP Kuliah untuk Tahun Anggaran 2025 adalah 1.040.192 mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah dengan alokasi anggaran 14,698 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa anggaran yang sudah dialokasikan untuk KIP Kuliah tidak dipotong ataupun dikurangi sedikit pun.
“Anggaran itu tidak terkena pemotongan dan kurangi,” ujar Sri Mulyani.
Keluhan soal KIP Kuliah dan beasiswa terdampak efisiensi anggaran sempat disampaikan Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro di DPR RI. Ia menjelaskan total pagu awal mereka adalah Rp57,6 triliun, tapi harus dipotong Rp14,3 triliun dalam rangka efisiensi.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan efisiensi anggaran pemerintah sebesar Rp306,69 triliun pada APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 demi menjaga stabilitas fiskal dan mendukung pelayanan publik yang lebih optimal.
Target itu tertuang dalam dokumen salinan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. (au)








