Eks Kader PDIP Sujud Syukur Usai Praperadilan Hasto Ditolak Hakim

Eks Kader PDIP Sudarsono Sujud Syukur Didepan Gedung KPK (Foto: Istimewa)

INDONESIA98.COM, JAKARTA – Mantan Kader PDI Perjuangan (PDIP) asal Kabupaten Pemalang, Sudarsono tiba-tiba datang dan sujud Syukur di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (17/2).

Sudarsono terlihat sujud syukur dan membawa karangan bunga. Hal itu dilakukan sebagai bentuk syukurnya karena gugatan praperadilan Hasto Kristiyanto tidak diterima oleh hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Bacaan Lainnya

“Pada kesempatan hari ini, saya datang ke KPK, saya ingin sujud syukur di depan kantor KPK ini atas ditolaknya praperadilan yang kemarin diajukan oleh Hasto,” ujar Sudarsono kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK.

Sudarsono mengklaim, bahwa dirinya merupakan kader PDIP yang telah dipecat Hasto Kristiyanto selaku Sekjen PDIP. Dia dipecat Hasto Kristiyanto sejak bulan Januari 2025 kemarin. Dia sengaja datang usai gugatan praperadilan Hasto tidak diterima hakim.

“Kita rakyat dalam berbangsa dan bernegara ingin dalam kondisi sejuk. Negara Republik Indonesia tercinta juga tidak hanya ngurusi PDI Perjuangan dan tidak hanya milik PDI Perjuangan, saudara Hasto, mari taati proses hukum yang ada, apa yang sudah Anda perbuat, silahkan Anda pertanggungjawabkan,” kata Sudarsono.

Hasto Kristiyanto telah ditetapkan tersangka oleh KPK. Dia dijerat dengan pasal dugaan suap dan perintangan penyidikan. Sekjen PDIP itu sempat melawan status tersangka tersebut dengan mengajukan gugatan praperadilan ke PN Jakarta Selatan. Gugatan Hasto itu diputus pada Kamis (13/2).

Hakim tidak menerima gugatan tersebut. Hakim menyatakan praperadilan yang diajukan Hasto kabur dan tidak jelas. (au)

Pos terkait