Kebakaran Hutan Melanda Korea Selatan, Ribuan Orang Mengungsi

Petugas Pemadam Berjuang Memadamkan Api Saat Kebakaran Yang Melanda Korea Selatan (foto: Istimewa)

INDONESIA98.COM, SEOUL – Jumlah korban tewas akibat kebakaran hutan di Korea Selatan (Korsel) bertambah. Otoritas Korsel menyebut peristiwa itu kini menyebabkan 16 warganya meninggal dunia. Kebakaran hutan terjadi di tengah cuaca kering dan angin kencang, menghancurkan lebih dari 200 bangunan dan memaksa 27.000 orang mengungsi.

“Jumlah korban tewas akibat gelombang kebakaran hutan di wilayah tenggara telah meningkat menjadi 16 orang, dengan 10 orang lainnya terluka,” bunyi keterangan otoritas Korsel dilansir Yonhap News Agency, Rabu (26/3).

Bacaan Lainnya

Kebakaran awalnya melanda daerah Kabupaten Sancheong di Provinsi Gyeongsang Utara pada Jumat (21/3). Api lalu menyebar ke daerah Uiseong dan terus menjalar ke wilayah Andong, Cheongsong, Yeongyang dan Yeongdeok.

“Dari para korban, dua orang ditemukan di Andong, tiga orang di Cheongsong, lima orang di Yeongyang, dan enam orang di Yeongdeok,” kata otoritas Korsel.

Selain 16 orang meninggal, 10 orang lainnya juga terluka. Petugas medis Korsel menyebut dua dari 10 korban luka menderita luka serius.

Ribuan petugas pemadam kebakaran dan puluhan helikopter serta kendaraan dikerahkan untuk memadamkan api. Sejak Jumat (21/3) pekan lalu, militer telah mengerahkan sekitar 5.000 anggota militer dan 146 helikopter untuk membantu memadamkan kebakaran hutan yang berkobar di wilayah tenggara.

Sebelumnya, warga di Andong dan kota-kota lain di tenggara diperintahkan untuk mengungsi pada hari Selasa saat petugas pemadam kebakaran berjuang untuk menahan beberapa kobaran api, yang membakar lebih dari 17.000 hektar lahan dan sebuah kuil Buddha berusia 1300 tahun. Para pengamat mengatakan ini adalah kebakaran terbesar ketiga di negara itu dalam hal lahan yang terbakar. Rumah, pabrik, dan kendaraan termasuk di antara bangunan yang hancur. (rp)

Pos terkait