INDONESIA98.COM, JAKARTA – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Masa Bakti 2025-2028 resmi dilantik pada Sabtu (12/4) di hadapan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin.
Dalam sambutannya, Menkes Budi Gunadi menekankan bahwa sektor kesehatan dan pendidikan adalah dua fondasi utama yang harus diperkuat untuk membawa Indonesia menjadi negara maju. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dan hilirisasi industri memang penting, tetapi keduanya tidak akan optimal tanpa kualitas kesehatan masyarakat yang baik.
“Yang paling penting untuk mencapai Indonesia Emas adalah sektor kesehatan dan pendidikan. Keduanya adalah prioritas tinggi dalam misi besar ini,” ujar Menkes, dikutip dari laman Sehatnegeriku, Minggu (13/4).
Budi juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam menghadapi dinamika dan tantangan yang muncul selama proses transformasi.
“Perbedaan pendapat adalah hal yang normal. Kami tetap akan terbuka untuk diskusi, dan diberi masukan oleh teman-teman IDI,” ujarnya.
Ketua Umum PB IDI, Dr. dr. Slamet Budiarto, SH, MH.Kes, menegaskan komitmen IDI dalam memperkuat ketahanan nasional melalui sektor kesehatan.
“Tiga tujuan utama IDI adalah menjaga ketahanan nasional di bidang kesehatan, membantu pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta menjaga kompetensi dokter Indonesia melalui pembinaan etika kedokteran,” jelas Slamet.
Ia menambahkan, IDI memiliki peran sosial yang sangat strategis dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan siap mendukung stabilitas sosial, ekonomi, serta pertahanan negara sebagai bagian dari langkah besar menuju Indonesia Emas 2045. (rp)






