Kloter Terakhir Jemaah Haji Asal Aceh dan Medan Akan Berangkat Bersama ke Tanah Suci

Wakil Gubernur Sumut Surya melepas keberangkatan calon jemaah haji kloter 1 embarkasi medan (Foto: Dok. Pemprov Sumut)

INDONESIA98.COM, BANDA ACEH – Embarkasi Aceh (BTJ) tengah mempersiapkan keberangkatan kloter pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M. Adalah jemaah haji kloter 12, atau BTJ-12, yang dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci pada Jumat (30/5). Sebanyak 123 jemaah haji dan 2 orang petugas kloter akan tergabung dalam kloter ini. Tidak hanya jemaah haji asal Provinsi Aceh, kloter terakhir tersebut juga akan memberangkatkan jemaah haji asal Medan, Sumatera Utara.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Aceh, Azhari, menyatakan bahwa persiapan akhir telah rampung demi memastikan kelancaran pemberangkatan kloter terakhir ini.

Bacaan Lainnya

“Kami telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan seluruh proses berjalan mulus, terutama mengingat adanya penggabungan jemaah dengan Sumatera Utara,” ujar Azhari saat ditemui di Embarkasi Aceh, Rabu (28/5).

Azhari menjelaskan, proses penggabungan kloter ini telah diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu kenyamanan dan pelayanan bagi jemaah.

“Kami memastikan bahwa semua kebutuhan jemaah, baik dari Aceh maupun Medan, akan terpenuhi ini adalah bentuk sinergi antar embarkasi untuk memfasilitasi jemaah haji,” tambahnya.

Sepanjang musim haji 2025, sambung Azhari, Embarkasi Aceh telah memberangkatkan 10 kloter hingga 27 Mei 2025 dengan lancar. Selama prosesnya, terdapat satu jemaah asal kloter 5 yang tidak dapat diberangkatkan karena sakit dan tidak keluar izin penerbangannya oleh pihak medis Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK), serta satu jemaah asal kloter 10 karena masih menunggu keterangan medis untuk bisa diberangkatkan pada kloter terakhir besok..

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus menjelaskan bahwa mekanisme dan jumlah jemaah yang diberangkatkan nantinya bisa mengalami perubahan jika ada pengisian open seat dan penundaan laik terbang karena sakit.

Soal penggabungan, ia menjelaskan pesawat jemaah haji asal Medan yang berangkat dari Bandara Internasional Kualanamu akan transit sebentar di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) untuk menaikkan jemaah asal Aceh.

“Di sana nanti, jemaah haji asal Embarkasi Aceh kloter 12 akan dinaikkan ke dalam pesawat, sementara jemaah haji asal Medan tidak perlu turun,” terang Zulkifli.

Selanjutnya, pesawat akan langsung diberangkatkan dari Bandara Internasional SIM Aceh menuju Jeddah. (rp)

Pos terkait