INDONESIA98.COM, JAKARTA – Ketua Mahkamah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ade Irfan Pulungan optimistis mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa membawa partainya kembali ke parlemen bila menjadi Ketua Umum PPP. Dia juga yakin Jokowi dapat membawa PPP kembali mendapat jatah kursi di kabinet mendatang.
Menurut Ade, tingkat elektabilitas Jokowi saat ini terbilang tinggi. Untuk itu, usulan Jokowi menjadi Ketua Umum PPP mempertimbangkan kepentingan partai.
“Nggak mungkin misalnya setiap partai apa pun ingin mengajak Pak Jokowi tanpa ada nilai yang positif buat partai itu sendiri. Pak Jokowi juga pernah kita dengar kalau dia mau masuk atau menjadi ketua katakanlah ada kontestasi, ya dia kan harus menang?” ujar Ade, Sabtu (31/5).
“Itu saya kira pandangan atau keinginan mengajak beliau tentu harus melihat kepentingan dan keuntungan PPP pada Pemilu 2029 ya minimal targetnya masuk kembali ke Senayan,” tambahnya.
Ditempat lain, pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga menilai, peluang Presiden ke-7 RI Jokowi menjadi Ketua Umum PPP sangat kecil. Jokowi bukan kader partai berlogo ka’bah itu.
“Peluang Jokowi menjadi calon ketua umum terbuka bila memenuhi syarat AD dan ART PPP. Sampai saat ini Jokowi belum menjadi kader PPP. Karena itu, apakah Jokowi secara administrasi memenuhi syarat untuk menjadi Caketum PPP?” kata Jamiluddin saat dihubungi, Sabtu (31/5).
Calon ketua umum idealnya merupakan kader partai. Bila Jokowi belum menjadi kader dalam waktu tertentu, tentu tidak memenuhi syarat menjadi calon ketua umum. (au)






