INDONESIA98.COM, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani resmi menjabat sebagai Presiden Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) atau Forum Uni Parlemen Negara-negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Jabatan itu diberikan setelah menerima simbolis palu sidang dari Adama Bictogo Presiden Majelis Nasional Republik Pantai Gading yang digelar di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/5).
Dalam pidatonya, Puan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan negara-negara anggota OKI kepada Indonesia untuk memimpin forum strategis ini. Sebelumnya, ketua PUIC ke-18 dipegang oleh parlemen Republik Pantai Gading.
“Ini merupakan kehormatan besar bagi bangsa dan rakyat Indonesia. Insyaallah, kami akan menjalankan amanat ini sebaik-baiknya demi membawa PUIC berperan aktif di tengah ketidakpastian global,” ujar Puan.
Puan kembali menegaskan posisi Indonesia dalam mendukung perjuangan Rakyat Palestina. Dia menyebut isu Palestina sebagai salah satu prioritas utama dalam masa kepemimpinan Indonesia di PUIC.
“Penyelesaian konflik Palestina harus dilakukan dengan cara yang adil. Indonesia akan terus mengadvokasi pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat,” tegas Puan.
Menurutnya, dialog konstruktif antarnegara Islam sangat dibutuhkan dalam situasi dunia yang tidak pasti seperti sekarang. Ia juga mendorong penguatan bantuan kemanusiaan untuk Gaza.
“Penderitaan rakyat Palestina tidak boleh kita abaikan. Komunitas internasional perlu menambah intensitas bantuan, tidak hanya dari segi material tetapi juga dukungan politik,” imbuhnya.
Setelah resmi menjabat Presiden PUIC, Indonesia diharapkan semakin aktif dalam memperjuangkan keadilan, perdamaian, dan solidaritas di antara negara-negara anggota OKI melalui jalur diplomasi parlemen. (rp)









