INDONESIA98.COM, SUKOHARJO – Puluhan Siswa di Sekolah Dasar Negeri Dukuh 03, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, keracunan seusai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (16/1). Mereka mual dan muntah setelah memakan menu yang disajikan. Sampel menu makanan tersebut tengah diperiksa di dinas kesehatan setempat.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi membenarkan telah terjadi keracunan dalam pelaksanaan program MBG di salah satu sekolah yang dilayani Satuan Pelaksanaan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Kamis siang.
Di sekolah tersebut, 40 anak mual dan muntah setelah memakan ayam yang dimarinasi. Mereka langsung dibawa ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) setempat untuk diobati.
”Saat ini, sampel makanan yang disiapkan di SPPG tersebut sedang diperiksa dinas kesehatan,” kata Hasan melalui keterangan tertulis yang diterima, Jumat (17/1).
Ia melanjutkan, sesuai dengan prosedur standar operasi (SOP) yang diterapkan Badan Gizi Nasional (BGN), setiap SPPG harus menyimpan sampel makanan selama 48 jam. Dengan begitu, saat terjadi keracunan seperti di Sukoharjo, pemerintah bisa segera melacak penyebabnya.
Sebelumnya, sekolah juga telah melaporkan peristiwa keracunan itu ke SPPG dan puskesmas. Merespons laporan tersebut, SPPG mengganti menu makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan dengan menu lain pada hari yang sama.
”Kejadian semacam ini akan menjadi evaluasi yang amat penting bagi BGN untuk memperketat pelaksanaan SOP dalam setiap rantai proses penyiapan MBG sehingga kualitas dan kehigienisan makanan bisa terjamin,” ujar Hasan.
Pada Kamis pagi, sejumlah anak di Sekolah Dasar (SD) Negeri Dukuh 03, Sukoharjo, keracunan seusai memakan menu MBG. Kepala SD Negeri Dukuh 03, Lilik Kurniasih mengatakan, hari itu menu MBG terdiri dari nasi putih, ayam tepung, tumis wortel dan tahu, buah naga, dan susu. Sejumlah anak yang berasal dari kelas 1 hingga kelas 6 muntah dan pusing setelah memakan makanan tersebut.
Ia pun langsung melapor ke SPPG Sukoharjo dan Puskesmas Sukoharjo Kota. Sisa makanan pun ditarik agar keracunan tidak terjadi pada lebih banyak orang.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sukoharjo Kota Kunari Maharani membenarkan bahwa sejumlah siswa SD Negeri Dukuh 03 mengalami mual, muntah, dan pusing seusai mengonsumsi menu MBG hari itu. Setelah mengobservasi dan mengobati para siswa, Kunari mengatakan bahwa kondisi mereka tidak mengkhawatirkan sehingga tidak perlu dirujuk ke rumah sakit.





